Media Militer China Ungkap Jepang Bisa Bikin 5.500 Bom Nuklir, Ungguli Rusia dan AS

Kamis, 02 April 2026 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Pertama kali dirumuskan oleh Perdana Menteri Eisaku Satō pada tahun 1967, dan secara resmi diadopsi sebagai resolusi parlemen pada tahun 1971, Tiga Prinsip Non-Nuklir tersebut adalah: pertama; tidak memiliki senjata nuklir, kedua; tidak memproduksi senjata nuklir, dan ketiga; tidak mengizinkan pengenalan senjata nuklir ke wilayah Jepang.

Laporan media militer China menyatakan bahwa Jepang telah bekerja secara sistematis untuk mengembangkan industri pertahanannya dengan kedok teknologi sipil dan telah meletakkan dasar bagi pergeseran strategis dalam kebijakan pertahanan dan pelepasan potensi industri militernya.

Tokyo mengalokasikan dana sebesar 17,5 miliar yen (USD109,6 juta) untuk program penelitian transisi teknologi canggihnya pada tahun 2025—18 kali lipat dari jumlah pada tahun 2022, menurut laporan South China Morning Post (SCMP).

Yang perlu diperhatikan, angka kepemilikan plutonium Jepang sebesar 44,4 ton, cukup untuk ribuan hulu ledak nuklir, dilaporkan tahun lalu oleh media Jepang sendiri.

Cadangan plutonium Jepang mencapai 44,4 ton pada akhir tahun 2024, yang cukup untuk membuat beberapa ribu hulu ledak nuklir, demikian dilaporkan kantor berita Kyodo yang berbasis di Jepang pada Agustus tahun lalu.

Menurut media tersebut, plutonium Jepang disimpan baik di dalam negeri maupun di Inggris dan Prancis, di mana limbah radioaktif dari pembangkit nuklir Jepang diproses menjadi plutonium yang dapat digunakan untuk tujuan militer.

Menurut Dana Integrasi Jepang-ASEAN (JAIF), sekitar 8,6 ton plutonium disimpan di Jepang, dan sekitar 35,8 ton disimpan di luar negeri, sekitar 21,7 ton di Inggris dan sekitar 14,1 ton di Prancis.

Laporan PLA Daily juga memperingatkan tentang dorongan remiliterisasi Jepang yang berbahaya, yang telah jauh melampaui pengembangan kemampuan "berorientasi pertahanan".

"Sekarang telah memasuki fase baru yang ditandai dengan pengembangan kemampuan ofensif jarak jauh skala besar, menandai kepergian total Jepang dari jalur pasifis pasca-perangnya," tulis media militer China tersebut dalam laporannya.

Pada tahun 2022, di bawah Strategi Pertahanan Nasional, Jepang melonggarkan pembatasan yang diberlakukan sendiri terhadap perolehan kemampuan serangan jarak jauh, membuka jalan bagi pengembangan rudal jarak jauh.

Yang perlu diperhatikan, pada Januari tahun ini, Beijing melarang ekspor barang komersial dan militer "penggunaan ganda" ke Jepang dan memasukkan 20 entitas Jepang ke dalam daftar hitam pada bulan Februari.

Perusahaan-perusahaan Jepang yang dilarang oleh China termasuk nama-nama besar, seperti Mitsubishi Heavy Industries (MHI), Kawasaki Heavy Industries (KHI), dan IHI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved