Baru 2 Pekan Iran Tembak Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kini Jet Serupa Amerika Jatuh

Kamis, 02 April 2026 - 08:21 WIB
loading...
Baru 2 Pekan Iran Tembak...
Sebuah jet tempur siluman F-35 AS jatuh di Nevada, dua pekan setelah Iran menembak jet tempur serupa milik AS selama pertempuran berlangsung. Foto/Senior Airman Lauren Clevenger/Pangkalan Udara Nellis
A A A
WASHINGTON - Sebuah jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat (AS) yang ditugaskan di Pangkalan Angkatan Udara Nellis jatuh di Nevada Test and Training Range (NTTR). Pilotnya berhasil melontarkan diri dan mengalami cedera.

Kecelakaan ini terjadi pada 31 Maret, namun baru dikonfirmasi militer AS pada Rabu (1/4/2026). Ini menjadi insiden yang kesekekian kalinya bagi jet tempur canggih dan mahal Amerika tersebut.

Baca Juga: 16 Pesawat AS Hancur dan Lumpuh dalam Perang Iran, Citra Superpower Amerika Remuk

Pejabat dari Sayap ke-57 di Pangkalan Angkatan Udara Nellis mengatakan pesawat tempur itu jatuh selama misi pelatihan rutin.

Menurut laporan KSNV News 3, pesawat tersebut mengalami kesulitan bermanuver sekitar tengah hari waktu setempat.

Pencarian pilot diluncurkan segera setelah pelontaran diri. Pangkalan Angkatan Udara Nellis mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar 25 mil timur laut Indian Springs, Nevada, di dalam wilayah udara yang dikendalikan dan dibatasi oleh NTTR.

NTTR, yang membentang lebih dari 5.000 mil persegi dan 2,9 juta hektare, adalah salah satu kompleks pelatihan militer terbesar dan tercanggih di dunia. Area ini mendukung pelatihan tempur realistis, simulasi ancaman, dan latihan besar seperti Red Flag.

"Pilot selamat dan sedang dirawat karena cedera ringan," kata Wing ke-57 dalam sebuah pernyataan. Pangkalan tersebut mencatat bahwa kecelakaan terjadi di properti federal yang dibatasi dan tidak berdampak pada daerah berpenduduk di dekatnya.

Iran Tembak F-35 AS untuk Pertama Kalinya


Sebelumnya, di tengah Operasi Epic Fury yang sedang berlangsung, Iran menyerang jet tempur F-35 Angkatan Udara AS (USAF) selama misi tempur di atas negara Islam tersebut—kasus kedua yang tercatat tentang pesawat siluman yang terkena tembakan di udara.

Bagi F-35, ini akan menjadi penargetan pertama yang tercatat terhadap pesawat tempur siluman generasi kelima, landasan kekuatan udara AS. Ini juga akan menjadi serangan udara kedua terhadap pesawat siluman setelah penembakan jatuh pesawat F-117 Nighthawk Angkatan Udara AS di Serbia pada tahun 1999.

Meskipun Angkatan Udara AS tidak berkomentar tentang klaim Iran mengenai penembakan F-35, mereka mengonfirmasi bahwa jet tempur F-35 AS melakukan pendaratan darurat di pangkalan udara AS di Timur Tengah.

Kapten Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat (CENTCOM) AS, mengatakan jet siluman generasi kelima itu sedang menjalankan misi tempur di atas Iran ketika terpaksa melakukan pendaratan darurat. Hawkins mengatakan pesawat mendarat dengan selamat dan insiden tersebut sedang diselidiki.

"Pesawat mendarat dengan selamat, dan pilot dalam kondisi stabil," imbuh Hawkins. "Insiden ini sedang diselidiki," katanya lagi.

Sementara itu, dua sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada CNN bahwa pesawat tersebut kemungkinan terkena tembakan Iran.

Menurut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), jet tempur siluman itu dihantam oleh sistem pertahanan udara di atas Iran tengah pada dini hari tanggal 19 Maret.

Akun resmi Iran dan Tehran Times juga membagikan video, yang tampaknya menunjukkan momen jet tempur F-35 AS dihantam selama misi tempur di wilayah udara Iran. Klip pendek berdurasi enam detik itu menunjukkan sebuah pesawat terkena tembakan, dengan ledakan, jejak asap, dan jet yang berbelok dari jalur di udara.

IRGC mengatakan telah menghantam dan merusak parah pesawat tersebut sekitar pukul 02.50 waktu setempat, menambahkan bahwa nasib jet tersebut masih belum jelas dan ada kemungkinan besar pesawat itu telah jatuh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Berita Terkini
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved