Trump Tunda Serangan AS terhadap Jaringan Listrik Iran hingga 6 April di Tengah Perundingan

Jum'at, 27 Maret 2026 - 07:15 WIB
loading...
A A A

Kemungkinan Kejahatan Perang?


Para ahli hukum telah menggambarkan serangan awal terhadap Iran sebagai tindakan agresi tanpa provokasi.

Sementara itu, menghancurkan atau merusak infrastruktur sipil dapat dianggap sebagai kejahatan perang berdasarkan Konvensi Jenewa.

Namun, para analis telah mencatat tren dalam peperangan kontemporer menuju penyerangan terhadap struktur “penggunaan ganda” yang menguntungkan baik militer maupun penduduk sipil.

Di Ukraina, misalnya, Presiden Rusia Vladimir Putin membenarkan serangan terhadap infrastruktur energi dengan mengatakan hal itu akan menghambat kompleks industri militer negara tersebut.

Namun, Mahkamah Pidana Internasional telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk serangan-serangan Rusia tersebut.

Amnesty International termasuk di antara kelompok hak asasi manusia yang mengecam rencana Trump untuk mengebom pembangkit listrik Iran sebagai "ancaman untuk melakukan kejahatan perang".

Meskipun Gedung Putih dengan percaya diri menyatakan kemenangan di Iran sudah dekat, perang tersebut menunjukkan sedikit tanda-tanda akan berakhir.

Sementara itu, cengkeraman Iran di Selat Hormuz telah mengirimkan gelombang kejut ke seluruh ekonomi global. Lebih dari seperlima pasokan minyak dunia melewati jalur air sempit tersebut, di sepanjang garis pantai Iran.

Menghadapi ancaman terhadap kapal tanker minyak, lalu lintas melalui selat tersebut sebagian besar terhenti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved