Jepang Peringatkan Operasi Pengaruh Asing Terkait China

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:41 WIB
loading...
A A A

Aktivitas di Media Sosial


Peneliti kemudian menemukan sejumlah akun media sosial yang memposting pesan terkoordinasi terkait Takaichi.

Pada akhir Oktober 2025, akun-akun tersebut menggunakan tanda pagar (tagar) yang menggambarkan Takaichi sebagai tokoh ekstrem kanan serta menyoroti dampak ekonomi dari kebijakan perdagangan.

Pada November, beberapa akun yang sama mulai menyebarkan konten berbahasa Inggris yang mengkritik pernyataan Takaichi terkait Taiwan.

Aktivitas tersebut menunjukkan upaya untuk memengaruhi baik audiens domestik maupun internasional.

Peneliti OpenAI menyebut operasi tersebut didukung oleh sumber daya signifikan, termasuk operator manusia yang memanfaatkan alat berbasis kecerdasan buatan.

Temuan ini diperkuat oleh laporan dari lembaga riset berbasis di Washington, Foundation for Defence of Democracies, yang mengidentifikasi lebih dari 330 akun media sosial yang terkait dengan narasi pro-Beijing.

Laporan tersebut menyebut puluhan akun di platform X dan Tumblr menyebarkan pesan yang menyerang Takaichi selama periode pemilu.

Konten tersebut menggambarkan Takaichi sebagai pemimpin yang tidak sah atau bersifat militeristik, serta menyebarkan tuduhan korupsi.

Para peneliti menyimpulkan bahwa jaringan tersebut merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas yang menargetkan perkembangan politik di Jepang, Amerika Serikat, Filipina, serta sejumlah negara di Amerika Latin.

Meski banyak unggahan memiliki tingkat interaksi rendah, analis menilai akun-akun tersebut dirancang untuk memengaruhi algoritma dan meningkatkan visibilitas narasi tertentu.

Pola “Spamouflage”


Para analis keamanan menyebut kampanye tersebut memiliki kemiripan dengan jaringan pengaruh yang dikenal sebagai “Spamouflage” atau “Dragonbridge”, yang telah beroperasi sejak setidaknya 2017.

Jaringan ini dikenal menggunakan sejumlah besar akun terkoordinasi untuk menyebarkan narasi tertentu, termasuk melalui penggunaan tagar, pengulangan pesan, serta penyamaran sebagai institusi kredibel.

Dalam beberapa kasus, akun-akun tersebut meniru kampanye resmi pemerintah untuk meningkatkan legitimasi.

Laporan juga menunjukkan bahwa kampanye tersebut tidak terbatas pada Jepang.

Jaringan yang sama disebut menargetkan tokoh politik di Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump, dengan kritik terhadap kebijakan narkotika dan imigrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Caplok Tanah Palestina,...
Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Rekomendasi
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Air Mata Antonela dan...
Air Mata Antonela dan Messi Warnai Malam Bersejarah Argentina
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved