Trump Berencana Duduki Pulau Kharg untuk Tekan Iran Buka Blokade Selat Hormuz

Jum'at, 20 Maret 2026 - 20:30 WIB
loading...
Trump Berencana Duduki...
Pulau Kharg menjadi target serangan AS dan Israel. Foto/telegraph
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempertimbangkan rencana menduduki atau memblokade Pulau Kharg di Iran untuk menekan Iran agar membuka kembali Selat Hormuz. Kabar itu dilaporkan media AS Axios, mengutip empat sumber anonim.

“Kita butuh sekitar satu bulan untuk lebih melemahkan Iran dengan serangan, merebut pulau itu, dan kemudian mengendalikan mereka dan menggunakannya untuk negosiasi,” ujar salah satu sumber kepada Axios.

Serangan AS dan Israel di pulau itu, pusat ekspor minyak Iran yang berjumlah 90%, menargetkan instalasi militer; namun, invasi darat menempatkan pasukan AS dalam jangkauan serangan Iran.

Militer AS telah menyetujui pengerahan pasukan tambahan ke wilayah tersebut di tengah perang melawan Iran. “Jika [Trump] memutuskan untuk melakukan invasi pantai, itu akan terjadi. Tetapi keputusan itu belum dibuat,” kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump kepada Axios, mengenai rencana membuka kembali Selat Hormuz.

Sementara itu, tampaknya para pemimpin dan negara-negara Eropa kini lebih cenderung membantu Donald Trump untuk mencabut blokade di Selat Hormuz.

Ini tidak berarti bahwa kapal-kapal akan segera berlayar ke arah itu, tetapi ada beberapa negara – kita berbicara tentang enam negara Uni Eropa dan Jepang serta Inggris – yang telah menyatakan mereka sedang mempersiapkan semacam misi untuk membantu mencabut blokade di Selat Hormuz.

Kapan hal ini akan terjadi masih belum jelas.

Selain itu, negara-negara seperti Jerman dan Belanda telah menyatakan harus ada gencatan senjata atau setidaknya penghentian permusuhan terlebih dahulu, sebelum mereka bertindak di Selat.

Baca juga: Iran Klaim Tembak Pesawat Tempur Siluman F-35 AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Berita Terkini
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved