Selain Tak Bisa Masuk Teluk Persia, Iran Ejek Rudal AS dan Israel Berusia Satu Dekade

Senin, 16 Maret 2026 - 16:18 WIB
loading...
Selain Tak Bisa Masuk...
Selain tak bisa masuk Teluk Persia, Iran ejek rudal AS dan Israel berusia satu dekade. Foto/X
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengungkapkan bahwa sebagian besar rudal yang sejauh ini diluncurkan terhadap target Amerika dan Israel selama Operasi Janji Sejati 4 telah diproduksi sekitar sepuluh tahun yang lalu, dengan persenjataan yang lebih canggih disimpan sebagai cadangan karena perang yang dipaksakan memasuki minggu ketiga.

Juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Jaringan Berita IRIB bahwa sekitar 700 rudal dan 3.600 drone telah ditembakkan ke target AS dan Zionis sejak awal perang pada 28 Februari.

"Rudal yang saat ini digunakan berasal dari satu dekade yang lalu," tegas Naeini, dilansir Press TV. “Banyak rudal yang telah kami produksi sejak Perang 12 Hari hingga Perang Ramadan belum dikerahkan.”

Juru bicara tersebut mencatat bahwa kemampuan ofensif Iran telah meningkat secara signifikan sejak perang sebelumnya, dan sejauh mana modernisasi militernya masih belum terlihat oleh musuh.

Dalam peringatan kepada Washington, Jenderal Naeini menyatakan bahwa angkatan laut Amerika tidak memiliki keberanian untuk mendekati Teluk Persia, menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali penuh Iran.

“Jika musuh mengklaim telah menghancurkan angkatan laut kita, biarkan mereka berani membawa kapal perang mereka ke Teluk Persia,” tantang Naeini, secara langsung menanggapi pernyataan AS baru-baru ini tentang kemampuan angkatan laut Iran.

Juru bicara tersebut menjelaskan bahwa kapal-kapal angkatan laut Amerika terpaksa menjaga jarak 300 hingga 400 mil di ujung Teluk Oman setelah serangan rudal jelajah oleh Angkatan Laut dan Angkatan Darat IRGC.

Kapal-kapal ini, katanya, kemungkinan besar mengalami kerusakan signifikan dan telah ditarik untuk perbaikan, sehingga secara efektif dikeluarkan dari misi operasional.

"Setelah serangan rudal jelajah dari Angkatan Laut IRGC dan kemudian Angkatan Darat Republik Islam Iran, mereka segera menarik diri dari wilayah tersebut, kemungkinan besar mengalami kerusakan parah dan berangkat untuk perbaikan. Mereka telah dilucuti dari misi operasional mereka."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved