Selain Tak Bisa Masuk Teluk Persia, Iran Ejek Rudal AS dan Israel Berusia Satu Dekade

Senin, 16 Maret 2026 - 16:18 WIB
loading...
A A A
Namun, ia menyatakan bahwa yang terjadi justru sebaliknya. "Semuanya berbalik. Setelah 15 hari, musuh saat ini berada dalam keraguan, keputusasaan, dan kebingungan, dituduh kurangnya perencanaan di antara elit Zionis, Barat, dan Amerika."

Juru bicara IRGC menegaskan bahwa kepemimpinan AS secara efektif telah mengakui kekalahan dan sekarang sedang mempertimbangkan bagaimana berinteraksi dengan Iran untuk mengakhiri permusuhan.

"Dalam dua atau tiga hari pertama, Trump secara eksplisit menyatakan bahwa ia siap untuk menyelesaikan pekerjaan dan dengan jelas mengartikulasikan motivasi dan tujuannya. Sekarang retorika para arsitek perang telah bergeser dari skenario keruntuhan; diskusi internal mereka berfokus pada bagaimana berdamai dan berkomunikasi dengan Republik Islam," kata Naeini.

"Mereka telah mengakui kegagalan mereka dan menerima realitas Republik Islam, dan sekarang sedang memikirkan bagaimana berinteraksi dengan Republik Islam dan mengakhiri perang," tambahnya, menegaskan bahwa ini didasarkan pada bukti dokumenter meskipun tidak diungkapkan secara publik.

Naeini mengaitkan kesalahan perhitungan musuh dengan kesalahan mendasar pemahaman tentang struktur politik dan militer Iran.

"Musuh-musuh membayangkan bahwa sistem Republik Islam bergantung pada struktur individu dan memasuki perang berdasarkan pemahaman yang salah tentang kekuatan politik, sosial, dan pertahanan. Mereka gagal menyadari bahwa Imam kita yang gugur telah menetapkan doktrin dan strategi perang, dan rencana operasional telah ditinjau dan disetujui sebelum kemartirannya."

Jenderal Naeini juga menegaskan kembali komitmen Iran untuk melanjutkan pembalasan.

"Akhir perang akan datang ketika musuh percaya pada pencegahan militer dan sosial kita. Kita berupaya menghukum agresor dan akan melanjutkan serangan berat dan destruktif kita terhadap musuh."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved