Ikuti Saran Mendiang Raja Abdullah, Pangeran MBS Desak Trump Serang Iran dengan Keras
Senin, 16 Maret 2026 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, setelah dua minggu perang, dan meskipun lebih dari 2.000 rudal dan drone diluncurkan oleh Iran ke arah negara-negara Teluk, serangan balasan publik terhadap Iran tampaknya masih belum akan terjadi.
Menurut sumber dari negara-negara Teluk yang berbicara dengan The Jerusalem Post, salah satu alasan mereka belum melancarkan serangan dengan klaim tanggung jawab adalah kekhawatiran mereka tentang "hari setelahnya."
Alasan lain mengapa negara-negara Teluk enggan menyerang Iran adalah kekhawatiran akan peningkatan signifikan dalam serangan Iran, termasuk perluasan daftar target yang mungkin akan dihantam dengan rudal dan drone.
Sheikh Mohamed dan Pangeran Mohammed juga menekankan bahwa situasi tersebut menimbulkan ancaman terhadap stabilitas dan keamanan regional dan global. Hal itu menunjukkan "pentingnya memprioritaskan dialog serius dan cara-cara diplomatik dalam menangani masalah-masalah di kawasan tersebut dengan cara yang menjaga keamanan dan perdamaian regional," tambah Wam.
Dalam percakapan telepon tersebut, mereka membahas serangan Iran, "dengan mencatat pelanggaran hak kedaulatan" negara-negara yang diserang, serta norma-norma internasional.
Menurut sumber dari negara-negara Teluk yang berbicara dengan The Jerusalem Post, salah satu alasan mereka belum melancarkan serangan dengan klaim tanggung jawab adalah kekhawatiran mereka tentang "hari setelahnya."
Alasan lain mengapa negara-negara Teluk enggan menyerang Iran adalah kekhawatiran akan peningkatan signifikan dalam serangan Iran, termasuk perluasan daftar target yang mungkin akan dihantam dengan rudal dan drone.
Sheikh Mohamed dan Pangeran Mohammed juga menekankan bahwa situasi tersebut menimbulkan ancaman terhadap stabilitas dan keamanan regional dan global. Hal itu menunjukkan "pentingnya memprioritaskan dialog serius dan cara-cara diplomatik dalam menangani masalah-masalah di kawasan tersebut dengan cara yang menjaga keamanan dan perdamaian regional," tambah Wam.
Dalam percakapan telepon tersebut, mereka membahas serangan Iran, "dengan mencatat pelanggaran hak kedaulatan" negara-negara yang diserang, serta norma-norma internasional.
(ahm)
Lihat Juga :