Iran Mungkin Izinkan Kapal Tanker Minyak Lewati Selat Hormuz jika Diperdagangkan dalam Yuan China

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:43 WIB
loading...
Iran Mungkin Izinkan...
Selat Hormuz menjadi jalur penting pengiriman minyak dunia. Foto/trt
A A A
TEHERAN - Iran dapat mengizinkan sejumlah terbatas kapal tanker minyak untuk melewati Selat Hormuz jika kargo diperdagangkan dalam yuan China. Kabar itu diungkap dalam laporan CNN, mengutip seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya.

Al Jazeera tidak dapat memverifikasi klaim tersebut secara independen.

Usulan tersebut merupakan bagian dari rencana yang lebih luas yang dilaporkan sedang dikembangkan Teheran untuk mengelola lalu lintas kapal tanker melalui jalur air strategis tersebut setelah perang Israel-AS terhadap Iran.

Sebagian besar penjualan minyak global dilakukan dalam dolar Amerika Serikat, meskipun minyak mentah Rusia yang dikenai sanksi semakin banyak diperdagangkan dalam rubel atau yuan.

Karena penutupan efektif Selat Hormuz terus menyebabkan harga energi melonjak, semakin banyak negara yang menghubungi Iran – dan bukan AS – untuk mencari solusi, kata Trita Parsi, salah satu pendiri Quincy Institute for Responsible Statecraft.

“Negara-negara kunci sekarang menghubungi Iran untuk mencoba menemukan cara untuk menegosiasikan jalur aman mereka sendiri [melalui selat],” ujar Parsi kepada Al Jazeera. “India telah mencapai kesepakatan. Negara-negara Eropa – Prancis dan Italia – juga. Mereka telah pergi ke Iran untuk melakukan ini. Bukan ke Washington. Dan itu mencerminkan dengan sangat jelas siapa yang mengendalikan situasi di sana.”

Baca juga: AS Habiskan Persediaan Amunisi Selama Bertahun-tahun dalam Perang Melawan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved