Negeri Para ‘Pemabuk’, antara Budaya dan Gaya Hidup
Minggu, 20 September 2020 - 11:53 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menghindari larangan itu, penduduk setempat menggunakan bir Pilsner rendah alkohol - yang legal pada saat itu - dan dikombinasikan dengan Vodka untuk membuat minuman yang disebut Bjorliki, minuman populer hingga hari ini. Sebagian besar konsumsi alkohol di Islandia saat ini adalah minuman keras dan bir rumahan.
8. Luksemburg
![Negeri Para ‘Pemabuk’, antara Budaya dan Gaya Hidup]()
Jumlah konsumsi alkohol : 11,4 liter per orang per tahun
Luksemburg adalah negara yang dikelilingi oleh Belgia, Jerman, dan Prancis. Ini adalah negara terkecil di dunia. Negara mini ini menjual alkohol per kapita paling banyak di Eropa meskipun jumlahnya sulit dilacak karena kedekatan Luksemburg dengan negara-negara lain. Anggur adalah minuman populer seperti bir di banyak pub dan restoran. (Baca juga: Telanjang di Bawah Patung Perawan Maria, Artis Ini Didenda Rp34 Juta)
9. Slovakia
![Negeri Para ‘Pemabuk’, antara Budaya dan Gaya Hidup]()
Jumlah konsumsi alkohol : 11,4 liter per orang per tahun
Bernama resmi Republik Slovakia, negara ini adalah negara yang terkurung daratan di Eropa tengah. Slovakia diketahui memiliki banyak penduduk berusia 15 tahun yang mengalami gangguan kesehatan terkait alkohol. (Lihat grafis: Messi Tumbangkan Cristiano Ronaldo)
Banyak tradisi budaya di Slovakia berpusat di sekitar alkohol. Hal ini dikarenakan mudah diakses dan terjangkau karena pajak alkohol rendah yang berkontribusi pada masalah konsumsi alkohol makin berkembang di negara ini.
10. Jerman
![Negeri Para ‘Pemabuk’, antara Budaya dan Gaya Hidup]()
Jumlah konsumsi alkohol : 11,3 liter per orang per tahun
Jerman terletak di Eropa tengah dan barat. Negeri Bavaria ini terletak di antara Baltik dan Laut Utara dan memiliki Pegunungan Alpen di selatannya. Hanya sebagian kecil penduduk Jerman yang tidak minum alkohol.
Minum, terutama bir, adalah bagian besar dari budaya Jerman. Minum di depan umum dan minum di siang hari adalah praktik umum di negara Angela Merkel ini. (Lihat foto: Festival Bir di Munich Jerman)
Sumber: www.worldatlas.com, Alcohol.org
8. Luksemburg

Jumlah konsumsi alkohol : 11,4 liter per orang per tahun
Luksemburg adalah negara yang dikelilingi oleh Belgia, Jerman, dan Prancis. Ini adalah negara terkecil di dunia. Negara mini ini menjual alkohol per kapita paling banyak di Eropa meskipun jumlahnya sulit dilacak karena kedekatan Luksemburg dengan negara-negara lain. Anggur adalah minuman populer seperti bir di banyak pub dan restoran. (Baca juga: Telanjang di Bawah Patung Perawan Maria, Artis Ini Didenda Rp34 Juta)
9. Slovakia

Jumlah konsumsi alkohol : 11,4 liter per orang per tahun
Bernama resmi Republik Slovakia, negara ini adalah negara yang terkurung daratan di Eropa tengah. Slovakia diketahui memiliki banyak penduduk berusia 15 tahun yang mengalami gangguan kesehatan terkait alkohol. (Lihat grafis: Messi Tumbangkan Cristiano Ronaldo)
Banyak tradisi budaya di Slovakia berpusat di sekitar alkohol. Hal ini dikarenakan mudah diakses dan terjangkau karena pajak alkohol rendah yang berkontribusi pada masalah konsumsi alkohol makin berkembang di negara ini.
10. Jerman

Jumlah konsumsi alkohol : 11,3 liter per orang per tahun
Jerman terletak di Eropa tengah dan barat. Negeri Bavaria ini terletak di antara Baltik dan Laut Utara dan memiliki Pegunungan Alpen di selatannya. Hanya sebagian kecil penduduk Jerman yang tidak minum alkohol.
Minum, terutama bir, adalah bagian besar dari budaya Jerman. Minum di depan umum dan minum di siang hari adalah praktik umum di negara Angela Merkel ini. (Lihat foto: Festival Bir di Munich Jerman)
Sumber: www.worldatlas.com, Alcohol.org
(poe)
Lihat Juga :