Pentagon Akui Sekitar 140 Personel AS Terluka selama Perang Iran, 8 Orang Cedera Parah

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:30 WIB
loading...
Pentagon Akui Sekitar...
Iran memamerkan rudal-rudal andalannya. Foto/presstv
A A A
WASHINGTON - Dalam pernyataan melalui email yang dikutip Associated Press, juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan sekitar 140 personel Amerika Serikat terluka dengan “sebagian besar cedera ini ringan”. Dari jumlah tersebut, 108 orang “telah kembali bertugas.”

Ia menyebutkan jumlah anggota militer AS yang “cedera parah” sebanyak delapan orang.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt juga mengisyaratkan jumlah korban yang serupa, mengkonfirmasi selama pengarahan bahwa laporan Reuters sebelumnya yang menyebutkan sebanyak 150 tentara AS terluka berada dalam kisaran yang tepat.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan kembali argumen pemerintahan Presiden Donald Trump bahwa kenaikan harga minyak dan gas bersifat “sementara”.

Pada hari Selasa, Leavitt mengatakan sebenarnya, harga energi akan turun untuk warga Amerika — berpotensi ke tingkat yang lebih rendah daripada sebelum dimulainya perang.

Operasi militer tersebut, katanya, “akan menurunkan harga minyak dan gas”.

Gedung Putih membantah klaim Menteri Energi AS Chris Wright — yang dibuat pada Selasa pagi — bahwa angkatan laut negara itu mengawal satu kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz, di tengah ketegangan atas aliran minyak dan gas melalui selat sempit tersebut.

Berbicara dalam konferensi pers, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, pada kenyataannya, Angkatan Laut AS hingga saat ini belum mengawal kapal apa pun melalui selat tersebut.

Wright, yang membuat klaimnya di X, sejak itu telah menghapus unggahan tersebut.

Sementara itu, terjadi lebih banyak serangan Iran, lebih banyak roket Hizbullah, dan lebih banyak kerusakan pada sistem peringatan dini Israel, dengan sirene yang tidak berbunyi. Kita melihatnya kemarin di Beit Shemesh, ketika satu stasiun satelit terkena serangan.

Tentara Israel mengatakan sedang menyelidiki semua itu, tetapi tidak ada keraguan di antara warga Israel bahwa serangan yang dilakukan Iran terhadap beberapa stasiun radar di wilayah tersebut, terutama aset AS, telah menghilangkan keuntungan signifikan Israel dalam sistem peringatan dini.

Terdapat kekhawatiran bahwa rudal-rudal Iran ini mampu menyerang semakin banyak target di Israel, meskipun sensor militer sangat merahasiakan detailnya.

Baca juga: Rolex Para Jenderal Barat vs Casio Pemimpin Iran, Kontras Gaya Elite di Tengah Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved