IRGC: Jika Anda Bisa Mentolerir Harga Minyak USD200 per Barel, Teruslah Bermain dalam Permainan Ini

Senin, 09 Maret 2026 - 20:13 WIB
loading...
IRGC: Jika Anda Bisa...
IRGC mengancam harga minyak bisa tembus USD200 per Barel. Foto/X/@BullTheoryio
A A A
TEHERAN - Iran memperingatkan bahwa peningkatan serangan terhadap infrastruktur energinya oleh Amerika Serikat dan Israel dapat memicu lonjakan dramatis harga minyak global, yang berpotensi mendorong harga minyak mentah melampaui USD200 (Rp3,3 juta) per barel.

Melansir AzerNEWS, menurut pernyataan Ebrahim Zulfikari, juru bicara Markas Besar Pusat Hatem al-Anbiya dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), peringatan tersebut dikeluarkan saat mengomentari serangan baru-baru ini yang menargetkan infrastruktur Iran.

Berbicara di televisi pemerintah Iran, Zulfikari menyerukan kepada para pemimpin negara-negara Islam untuk mendesak Washington dan Tel Aviv untuk menahan diri dari apa yang ia gambarkan sebagai “tindakan pengecut dan tidak manusiawi”, memperingatkan bahwa eskalasi yang berkelanjutan dapat berdampak buruk. Konsekuensi serius bagi pasar energi global.

“Jika tidak, langkah serupa akan diambil di kawasan ini,” katanya, dilansir AzerNEWS. “Jika Anda dapat mentolerir harga minyak melebihi USD200 per barel, lanjutkan permainan ini.”

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan menyusul serangan AS dan Israel yang menargetkan depot minyak di dan sekitar Teheran, yang menurut pejabat Iran dapat menyebabkan pembalasan terhadap infrastruktur energi di seluruh wilayah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Jika Terjadi Perang,...
Jika Terjadi Perang, 9 Negara Ini Bisa Dukung Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved