Putin Batuk Berulang Kali saat Pidato, Kremlin Bergegas Menghapus Videonya
Senin, 09 Maret 2026 - 14:38 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin batuk berulang kali dalam pidato yang videonya dipublikasikan Kremlin tanpa diedit. Namun, video itu dengan cepat dihapus. Foto/GB News
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin batuk berulang kali dan terlihat kesulitan saat menyampaikan pidato dalam video yang dirilis Kremlin. Video tersebut dengan cepat dihapus, diduga untuk menjaga citra Putin di mata publik.
Putin terlihat batuk, berdeham, dan menunjuk ke lehernya saat mencoba menyelesaikan pidato untuk memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada hari Minggu, 8 Maret.
"Izinkan saya mengulanginya lagi, karena tenggorokan saya agak gatal," kata Putin dalam pidato tersebut. "Saya sudah banyak berbicara hari ini," katanya lagi, sebagaimana dikutip dari BBC, Senin (9/3/2026).
Baca Juga: Putin Nyatakan Pengembangan Triad Nuklir Prioritas Mutlak, Rusia-AS Bersaing Sengit
Menurut laporan The Telegraph, video aslinya diunggah di saluran Telegram Kremlin selama beberapa menit, namun kemudian dihapus tanpa penjelasan.
Sedangkan versi yang diedit muncul di situs web Kremlin di mana presiden Rusia itu memuji kontribusi perempuan terhadap masyarakat, tanpa adegan batuk yang berulang kali.
"Kami selalu merayakan hari raya ini dengan perasaan paling cerah dan hangat, dan mengagumi perempuan-perempuan cantik kami. Dari lubuk hati kami yang terdalam, kami menyampaikan kata-kata cinta, penghargaan, dan rasa terima kasih kepada Anda," kata Putin dalam pidatonya.
Orang nomor satu Rusia itu juga memuji para perempuan yang melakukan tugas "di zona operasi militer khusus, yang bekerja dalam kondisi yang sangat sulit di Donbas dan Novorossiya, di wilayah perbatasan kami", merujuk pada istilah Kremlin untuk bagian-bagian Ukraina yang telah dinyatakan sebagai wilayah yang dianeksasi tetapi tidak sepenuhnya dikuasai.
Terdapat spekulasi bahwa video tersebut sengaja dibocorkan. Media Eropa Timur, NEXTA, mem-posting di X: "Para propagandis baru saja menjebak Putin secara brutal!" menambahkan bahwa itu adalah "gol bunuh diri tahun ini!"
Ben Tavener, seorang produser BBC, mem-posting di samping klip tersebut. "Sepertinya seseorang akan dipecat… Beberapa media mengatakan Kremlin secara tidak sengaja menerbitkan video Vladimir Putin yang belum diedit ini, yang menunjukkan dia batuk dan meminta untuk merekam ulang pidatonya pada 8 Maret," tulis Tavener.
Tavener mencatat bahwa Putin sering batuk selama pidato dan karenanya itu bukan hal yang aneh, tetapi Anton Gerashchenko, mantan penasihat urusan dalam negeri Ukraina, mem-posting di X bahwa baik administrasi Rusia maupun jurnalis lingkaran Kremlin tidak memperhatikan kejadian ini dan menerbitkan video tersebut di semua media sosial.
"Saya tidak tahu apakah tim itu akan terlihat lagi. Akan sangat menyenangkan jika tidak melihat Putin lagi," tulis Gerashchenko.
Kesehatan Putin telah menjadi topik spekulasi terutama sejak dimulainya invasi skala penuhnya ke Ukraina. Terdapat klaim yang belum terverifikasi bahwa dia menderita penyakit Parkinson, kanker, dan penurunan fungsi neurologis.
Namun, para pejabat intelijen Barat mengatakan Putin tampaknya tidak sakit parah dan Kremlin telah berulang kali menyatakan bahwa dia dalam keadaan sehat.
Putin terlihat batuk, berdeham, dan menunjuk ke lehernya saat mencoba menyelesaikan pidato untuk memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada hari Minggu, 8 Maret.
"Izinkan saya mengulanginya lagi, karena tenggorokan saya agak gatal," kata Putin dalam pidato tersebut. "Saya sudah banyak berbicara hari ini," katanya lagi, sebagaimana dikutip dari BBC, Senin (9/3/2026).
Baca Juga: Putin Nyatakan Pengembangan Triad Nuklir Prioritas Mutlak, Rusia-AS Bersaing Sengit
Menurut laporan The Telegraph, video aslinya diunggah di saluran Telegram Kremlin selama beberapa menit, namun kemudian dihapus tanpa penjelasan.
Sedangkan versi yang diedit muncul di situs web Kremlin di mana presiden Rusia itu memuji kontribusi perempuan terhadap masyarakat, tanpa adegan batuk yang berulang kali.
"Kami selalu merayakan hari raya ini dengan perasaan paling cerah dan hangat, dan mengagumi perempuan-perempuan cantik kami. Dari lubuk hati kami yang terdalam, kami menyampaikan kata-kata cinta, penghargaan, dan rasa terima kasih kepada Anda," kata Putin dalam pidatonya.
Orang nomor satu Rusia itu juga memuji para perempuan yang melakukan tugas "di zona operasi militer khusus, yang bekerja dalam kondisi yang sangat sulit di Donbas dan Novorossiya, di wilayah perbatasan kami", merujuk pada istilah Kremlin untuk bagian-bagian Ukraina yang telah dinyatakan sebagai wilayah yang dianeksasi tetapi tidak sepenuhnya dikuasai.
Terdapat spekulasi bahwa video tersebut sengaja dibocorkan. Media Eropa Timur, NEXTA, mem-posting di X: "Para propagandis baru saja menjebak Putin secara brutal!" menambahkan bahwa itu adalah "gol bunuh diri tahun ini!"
Ben Tavener, seorang produser BBC, mem-posting di samping klip tersebut. "Sepertinya seseorang akan dipecat… Beberapa media mengatakan Kremlin secara tidak sengaja menerbitkan video Vladimir Putin yang belum diedit ini, yang menunjukkan dia batuk dan meminta untuk merekam ulang pidatonya pada 8 Maret," tulis Tavener.
Tavener mencatat bahwa Putin sering batuk selama pidato dan karenanya itu bukan hal yang aneh, tetapi Anton Gerashchenko, mantan penasihat urusan dalam negeri Ukraina, mem-posting di X bahwa baik administrasi Rusia maupun jurnalis lingkaran Kremlin tidak memperhatikan kejadian ini dan menerbitkan video tersebut di semua media sosial.
"Saya tidak tahu apakah tim itu akan terlihat lagi. Akan sangat menyenangkan jika tidak melihat Putin lagi," tulis Gerashchenko.
Kesehatan Putin telah menjadi topik spekulasi terutama sejak dimulainya invasi skala penuhnya ke Ukraina. Terdapat klaim yang belum terverifikasi bahwa dia menderita penyakit Parkinson, kanker, dan penurunan fungsi neurologis.
Namun, para pejabat intelijen Barat mengatakan Putin tampaknya tidak sakit parah dan Kremlin telah berulang kali menyatakan bahwa dia dalam keadaan sehat.
(mas)
Lihat Juga :