Siapa Mojtaba Khamenei? Penerus Ayahnya yang Sangat Ditakuti AS dan Israel

Senin, 09 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
Siapa Mojtaba Khamenei?...
Mojtaba Khamenei dikabarkan ditunjuk sebagai penerus ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Foto/X/@spectatorindex
A A A
TEHERAN - Mojtaba Khamenei, putra kedua Ayatollah Ali Khamenei , kembali muncul sebagai tokoh potensial untuk menggantikan ayahnya, yang tewas pada hari pertama perang dengan Amerika Serikat dan Israel.

Belum ada pengumuman resmi dari pihak berwenang setempat, tetapi media Israel dan Barat melaporkan bahwa Mojtaba Khamenei, seorang ulama garis keras, adalah kandidat terkuat untuk menjadi pemimpin tertinggi baru Republik Islam yang telah berdiri selama 47 tahun. Ibunya, istrinya, dan salah satu saudara perempuannya juga tewas dalam serangan itu, tetapi Khamenei muda dilaporkan tidak hadir, dan sejauh ini selamat dari pemboman hebat di Iran.

Siapa Mojtaba Khamenei? Penerus Ayahnya yang Sangat Ditakuti AS dan Israel

1. Tidak Pernah Mencalonkan Diri untuk Jabatan Publik

Mojtaba tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum, tetapi selama beberapa dekade telah menjadi tokoh yang sangat berpengaruh di lingkaran dalam pemimpin tertinggi, membina hubungan yang erat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Dalam beberapa tahun terakhir, Khamenei semakin disebut-sebut sebagai calon pengganti utama ayahnya, yang menjabat sebagai presiden selama hampir delapan tahun dan kemudian memegang kekuasaan absolut selama 36 tahun sebelum tewas dalam serangan terhadap kompleks kediamannya di Teheran pada hari Sabtu.

Jika ia benar-benar naik ke tampuk kekuasaan, maka itu akan menjadi pertanda bahwa faksi-faksi garis keras dalam pemerintahan Iran tetap berkuasa, dan dapat mengindikasikan bahwa pemerintah tidak memiliki keinginan untuk menyetujui kesepakatan atau negosiasi dalam jangka pendek.


2. Menciptakan Dinasti Baru

Khameni muda yang berusia 56 tahun ini tidak pernah membahas masalah suksesi secara terbuka, sebuah topik sensitif mengingat bahwa kenaikannya ke posisi pemimpin tertinggi secara efektif akan menciptakan dinasti yang mengingatkan pada monarki Pahlavi sebelum revolusi Islam 1979.

Sebaliknya, Khamenei sebagian besar menjaga profil rendah, tidak memberikan kuliah umum, khutbah Jumat, atau pidato politik – sampai-sampai banyak warga Iran belum pernah mendengar suaranya, meskipun selama bertahun-tahun mengetahui bahwa ia adalah bintang yang sedang naik daun dalam pemerintahan teokratis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved