Ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei Jadi Target Pembunuhan Israel
Minggu, 08 Maret 2026 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Pengumuman tersebut dilaporkan ditunda karena kekhawatiran keamanan bahwa ia juga dapat menjadi target, lapor New York Times, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya. Setelah nama Mojtaba diumumkan, pihak berwenang khawatir ia akan menjadi target Israel dan AS.
Meskipun Khamenei mungkin menyarankan untuk memilih kandidat yang tidak didukung oleh AS, ia dilaporkan sangat menentang pengangkatan putranya, karena khawatir hal itu akan mengembalikan struktur seperti monarki ke rezim Islam, demikian dilaporkan Iran International pekan lalu, mengutip sumber-sumber di kantor Majelis Pakar.
“Ayatollah Ali Khamenei tidak senang dengan gagasan kepemimpinan putranya dan tidak pernah mengizinkan masalah ini diangkat selama hidupnya,” kata seorang anggota Majelis kepada ketua dan anggota pimpinan badan tersebut dalam panggilan telepon, menurut sumber yang dikutip oleh situs diaspora Iran.
Beberapa hari terakhir juga menyaksikan perselisihan signifikan muncul terkait pengangkatan Mojtaba, dengan beberapa pihak menolak peran kepemimpinan barunya karena kurangnya legitimasi keagamaan, dan pihak lain mengambil isu yang sama seperti yang diungkapkan Khamenei. Iran International melaporkan pekan lalu bahwa delapan anggota dari 88 anggota Majelis Pakar menolak untuk menghadiri pemungutan suara.
Lihat Juga :