Iran Klaim Tangkap Pasukan AS, CENTCOM: Itu Kebohongan Mereka

Minggu, 08 Maret 2026 - 15:05 WIB
loading...
A A A
Setidaknya enam anggota angkatan bersenjata AS telah tewas sejak perang dimulai pada 28 Februari, setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyebut kampanye militer tersebut sebagai “Operasi Epic Fury”.

Kantor berita Tasnim di Iran melaporkan pekan ini bahwa diperkirakan 1.332 orang telah tewas dalam perang sejak pekan lalu. Jumlah korban tewas tersebut termasuk sekitar 180 anak yang meninggal dalam serangan terhadap sebuah sekolah di kota Minab, bagian tenggara Iran.

Analisis dari The New York Times menunjukkan bahwa sekolah tersebut diserang oleh AS. Namun, Trump menyalahkan Iran saat menjawab pertanyaan dari wartawan di dalam pesawat kepresidenan, Air Force One.

“Berdasarkan apa yang telah saya lihat, itu dilakukan oleh Iran,” katanya pada hari Sabtu.

Trump menghabiskan hari itu bolak-balik antara resornya di Florida Selatan – tempat ia menjamu para pejabat Amerika Latin – dan Pangkalan Angkatan Udara Dover di Delaware, tempat jenazah para tentara yang tewas dipindahkan.

Keenam tentara tersebut tewas pada 1 Maret, satu hari setelah perang dimulai, selama serangan pesawat tak berawak Iran di pelabuhan Kuwait.

Militer AS telah mengidentifikasi para prajurit yang tewas sebagai Declan Cody, Jeffrey O’Brien, Cody Khork, Noah Tietjens, Nicole Amor, dan Robert Marzan.

“Ini hari yang sangat menyedihkan. Saya senang kita memberikan penghormatan. Ini sulit. Ini situasi yang sulit,” kata Trump saat meninggalkan upacara “pemindahan jenazah yang terhormat” di Air Force One.

Namun demikian, ia menyampaikan nada optimis tentang perang itu sendiri, menyebut kemajuannya sebagai kemajuan yang positif.

“Kita memenangkan perang dengan selisih yang besar. Kita telah menghancurkan seluruh kerajaan jahat mereka,” kata Trump tentang Iran.

Trump belum mengesampingkan kemungkinan mengerahkan tentara AS ke Iran. Dalam sebuah wawancara Senin lalu dengan The New York Post, Trump menolak untuk memberikan komitmen apa pun.

“Setiap presiden mengatakan, ‘Tidak akan ada pasukan darat’. Saya tidak mengatakannya,” katanya kepada publikasi tersebut.

Trump dan para pejabat seperti Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga telah memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa AS dapat terus meningkat.

Dalam panggilan telepon dengan NBC News, Trump mengatakan, “Kita memperkirakan akan ada korban jiwa, tetapi pada akhirnya, ini akan menjadi kesepakatan yang hebat bagi dunia.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Berita Terkini
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved