Siapa Asif Raza Merchant? Pria Pakistan Diminta IRGC untuk Membunuh Trump
Minggu, 08 Maret 2026 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat AS sebelumnya mengatakan Merchant memiliki "hubungan dekat dengan Iran" dan menggambarkan dugaan rencananya sebagai "langsung dari buku panduan rezim Iran."
Menurut kesaksian dari seorang perantara dan video yang ditayangkan di pengadilan pada hari Rabu, Merchant menggunakan serbet hotel dan benda-benda acak untuk menguraikan rencana pembunuhan tersebut. Rencananya adalah untuk membunuh seorang tokoh politik selama demonstrasi dan kemudian melakukan protes untuk memfasilitasi pelarian si pembunuh.
Kasus ini terungkap di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran, saat AS dan Israel melakukan serangan di dalam Iran.
4. Rencana Serbet
Saat persidangan Asif Raza Merchant dibuka pada hari Rabu di New York, jaksa penuntut mengatakan kepada pengadilan bahwa pria Pakistan itu, pada Juni 2024, bertemu dan membayar USD5.000 kepada orang-orang yang mengaku sebagai pembunuh bayaran yang sebenarnya adalah agen FBI yang menyamar.Menurut kesaksian dari seorang perantara dan video yang ditayangkan di pengadilan pada hari Rabu, Merchant menggunakan serbet hotel dan benda-benda acak untuk menguraikan rencana pembunuhan tersebut. Rencananya adalah untuk membunuh seorang tokoh politik selama demonstrasi dan kemudian melakukan protes untuk memfasilitasi pelarian si pembunuh.
5. Ditangkap saat Meninggalkan AS pada 2024
Merchant ditangkap pada 12 Juli 2024, saat bersiap untuk meninggalkan Amerika Serikat, menurut jaksa penuntut. Ia dinyatakan bersalah atas dua tuduhan: terorisme transnasional dan pembunuhan berencana. Jaksa penuntut mengatakan tuduhan tersebut dapat membawa hukuman seumur hidup, meskipun tanggal untuk vonisnya belum ditetapkan.Kasus ini terungkap di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran, saat AS dan Israel melakukan serangan di dalam Iran.
(ahm)
Lihat Juga :