Siapa Asif Raza Merchant? Pria Pakistan Diminta IRGC untuk Membunuh Trump

Minggu, 08 Maret 2026 - 04:40 WIB
loading...
Siapa Asif Raza Merchant?...
Asif Raza Merchant disuruh IRGC untuk membunuh Donald Trump. Foto/Departemen Kehakiman AS
A A A
WASHINGTON - Asif Raza Merchant, seorang pria Pakistan yang diduga memiliki hubungan dengan Iran telah dinyatakan bersalah karena merencanakan pembunuhan Presiden AS Donald Trump atau pejabat AS lainnya sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Islam, Qassem Soleimani, oleh militer Amerika.

Siapa Asif Raza Merchant? Pria Pakistan Diminta IRGC untuk Membunuh Trump

1. Menyewa Pembunuh Bayaran

Asif Raza Merchant diduga berusaha menyewa seorang pembunuh bayaran untuk membunuh seorang politisi atau pejabat pemerintah di Amerika Serikat, demikian yang ditetapkan jaksa selama persidangan di pengadilan federal di Brooklyn.

Soleimani, kepala operasi militer luar negeri Iran, tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad pada Januari 2020. Pejabat Iran telah berulang kali bersumpah untuk membalaskan dendam atas pembunuhannya.


2. Dipaksa IRGC

Selama persidangannya, Merchant bersaksi bahwa ia dipaksa untuk terlibat dalam rencana tersebut untuk melindungi keluarganya di ibu kota Iran, Teheran, dari IRGC, dan menambahkan bahwa ia mengira akan tertangkap sebelum ada yang terbunuh, menurut laporan beberapa media.

Ia mengatakan bahwa ia tidak pernah diperintahkan untuk membunuh orang tertentu, tetapi mencatat bahwa kontak Iran-nya telah menyebutkan tiga orang yang terkait dengan rencana tersebut — Trump, mantan presiden Joe Biden, dan mantan duta besar PBB Nikki Haley.

Merchant akan dijadwalkan untuk diadili pada tanggal yang belum dikonfirmasi di masa mendatang setelah dinyatakan bersalah atas kedua dakwaan yang dihadapinya — terorisme transnasional dan pembunuhan berencana — kata seorang juru bicara jaksa kepada AFP. Ia bisa menghadapi hukuman penjara seumur hidup.

3. Memiliki Hubungan dengan Iran

Persidangan Merchant terjadi ketika AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran, yang telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved