Presiden Belarusia Tutup Perbatasan, Perintahkan Tentara Waspada

Jum'at, 18 September 2020 - 05:44 WIB
loading...
Presiden Belarusia Tutup...
Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, menempatkan pasukan dalam siaga tinggi dan menutup perbatasan negara. Foto/TheTop10News
A A A
MINSK - Presiden Belarusia , Alexander Lukashenko, mengumumkan bahwa ia menempatkan pasukan dalam siaga tinggi dan menutup perbatasan negara dengan Polandia dan Lituania. Keputusan ini menggarisbawahi klaimnya yang berulang kali bahwa gelombang protes didorong oleh Barat.

Lukashenko terkepung oleh aksi protes massal selama enam minggu yang menuntut pengunduran dirinya. Ia juga menghadapi kritik yang meningkat dari Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE).

Aksi protes itu dimulai setelah pemilihan presiden 9 Agustus yang menurut hasil resmi memberi pemimpin otoriter itu masa jabatan keenam, namun para penentangnya menyebut hasil tersebut telah dimanipulasi.

"Kami dipaksa untuk menarik pasukan dari jalan-jalan, membuat tentara waspada dan menutup perbatasan negara bagian di barat, terutama dengan Lituania dan Polandia," kata Lukashenko di forum wanita seperti dikutip dari The Associated Press, Jumat (18/9/2020).

Lukashenko juga mengatakan perbatasan Belarusia dengan Ukraina akan diperkuat.(Baca juga: Lukashenko: Barat Sudah Rencanakan Demonstrasi di Belarusia Selama 10 Tahun )

“Saya tidak ingin negara saya berperang. Selain itu, saya tidak ingin Belarusia dan Polandia, Lithuania berubah menjadi teater operasi militer di mana masalah kami tidak akan terselesaikan," ujarnya.

“Oleh karena itu, hari ini di depan aula orang-orang yang paling cantik, maju, dan patriotik ini saya ingin memohon kepada orang-orang di Lituania, Polandia, dan Ukraina - hentikan politisi gila Anda, jangan biarkan perang pecah!” serunya.

Ia tidak menyebut negara tetangga Latvia, yang seperti Polandia dan Lithuania adalah anggota NATO.

Hampir 7.000 orang ditahan dan ratusan dipukuli secara brutal oleh polisi selama beberapa hari pertama protes pasca pemilihan.(Baca juga: Uni Eropa Tidak Akui Lukashenko Presiden Belarusia )

Setelah penumpasan luas pada awal-awal aksi protes, otoritas Belarusia mengubah taktik dan mencoba untuk mengakhiri perbedaan pendapat dengan menahan secara selektif para demonstran dan pemenjaraan para pemimpin oposisi.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hulu Ledak Nuklir Rusia...
Hulu Ledak Nuklir Rusia Dipasang pada Rudal Iskander di Belarusia
Rusia dan Sekutunya...
Rusia dan Sekutunya Latihan Nuklir Gabungan, Klaim Tak Ditujukan terhadap Negara Lain
Zelensky: Rusia Pertimbangkan...
Zelensky: Rusia Pertimbangkan Serang Negara NATO dari Belarusia
Presiden Belarusia Dukung...
Presiden Belarusia Dukung Gagasan Rusia Satukan Semua Negara yang Dikenai Sanksi
Kediaman Putin Diserang...
Kediaman Putin Diserang Drone, Rusia Kirim Rudal Nuklir Oreshnik ke Belarusia
Sekutu Rusia: Negara-negara...
Sekutu Rusia: Negara-negara NATO Eropa Secara Terbuka Bersiap untuk Perang!
AS Jatuhkan Sanksi ke...
AS Jatuhkan Sanksi ke Sejumlah Perusahaan Negara Sekutu Rusia Ini
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Infografis
NATO akan Kerahkan 5.000...
NATO akan Kerahkan 5.000 Tentara di Perbatasan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved