Trump: Saya Harus Terlibat dalam Penunjukan Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Tak Diterima!
Jum'at, 06 Maret 2026 - 09:39 WIB
loading...
A
A
A
Ali Khamenei, yang memerintah Iran sejak 1989 dengan kebijakan garis keras, tewas pada hari Sabtu dalam serangan militer Zionis ketika Israel dan Amerika Serikat memulai perang.
Putranya, Mojtaba Khamenei, dianggap sebagai salah satu kandidat untuk menggantikan ayahnya, yang merupakan pemimpin tertinggi kedua setelah pemimpin revolusioner Ruhollah Khomeini.
Di Venezuela, Trump memerintahkan serangan mematikan pada 3 Januari di mana pasukan khusus AS menangkap Maduro, musuh lama AS.
Alih-alih mendukung oposisi yang telah lama didukung oleh Amerika Serikat, Trump mengatakan bahwa dia senang dengan Delcy Rodriguez—yang merupakan wakil presiden Maduro tetapi telah bekerja sama dalam tuntutan utama AS—, terutama dalam hal menguntungkan perusahaan minyak.
Rodriguez melakukan hal itu di bawah ancaman kekerasan Trump jika dia tidak melakukan apa yang diinginkannya, khususnya mengenai akses ke sumber daya alam Venezuela.
Putranya, Mojtaba Khamenei, dianggap sebagai salah satu kandidat untuk menggantikan ayahnya, yang merupakan pemimpin tertinggi kedua setelah pemimpin revolusioner Ruhollah Khomeini.
Di Venezuela, Trump memerintahkan serangan mematikan pada 3 Januari di mana pasukan khusus AS menangkap Maduro, musuh lama AS.
Alih-alih mendukung oposisi yang telah lama didukung oleh Amerika Serikat, Trump mengatakan bahwa dia senang dengan Delcy Rodriguez—yang merupakan wakil presiden Maduro tetapi telah bekerja sama dalam tuntutan utama AS—, terutama dalam hal menguntungkan perusahaan minyak.
Rodriguez melakukan hal itu di bawah ancaman kekerasan Trump jika dia tidak melakukan apa yang diinginkannya, khususnya mengenai akses ke sumber daya alam Venezuela.
(mas)
Lihat Juga :