Trump: Saya Harus Terlibat dalam Penunjukan Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Tak Diterima!

Jum'at, 06 Maret 2026 - 09:39 WIB
loading...
Trump: Saya Harus Terlibat...
Presiden AS Donald Trump menuntut pelibatan dirinya dalam penunjukan pemimpin tertinggi baru Iran setelah pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Kamis bersikeras bahwa dia harus memiliki peran dalam memilih Pemimpin Tertinggi Iran yang baru setelah pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei. Menurut Trump, penunjukkan putra Khamenei; Mojtaba Khamenei, tidak dapat diterima.

“Putra Khamenei tidak berpengaruh. Saya harus terlibat dalam penunjukan tersebut, seperti halnya dengan Delcy,” kata Trump kepada Axios, membandingkannya dengan Venezuela, di mana presiden sementara Delcy Rodriguez telah bekerja sama dengannya di bawah ancaman kekerasan setelah Amerika Serikat menggulingkan atasannya, Nicolas Maduro.

Baca Juga: Israel Ingin Seret Negara Tetangga Indonesia Ini dalam Perang Melawan Iran

Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat kemungkinan akan kembali berperang dalam lima tahun jika Iran memiliki pemimpin yang tak disukai Washington.

“Putra Khamenei tidak dapat diterima oleh saya. Kami menginginkan seseorang yang akan membawa harmoni dan perdamaian ke Iran,” kata Trump kepada media Amerika tersebut, yang dilansir Jumat (6/3/2026).

Tidak jelas bagaimana Trump dapat berperan dalam pemilihan pemimpin tertinggi baru Iran, sebuah keputusan yang dibuat oleh majelis ulama Muslim Syiah senior yang sebagian besar sangat menentang Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved