Mengapa Sistem Pertahanan AS dan Sekutunya Kewalahan dengan Serangan Drone dan Rudal Iran?

Kamis, 05 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
Mengapa Sistem Pertahanan...
Sistem pertahanan AS dan sekutunya kewalahan dengan serangan drone dan rudal Iran. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Analisis Wall Street Journal menunjukkan bahwa penembakan drone dan rudal Iran yang terus-menerus telah jelas menantang kemampuan Amerika Serikat untuk mencapai tujuan militernya di negara tersebut dan kemampuannya untuk membela sekutu dan aset di Timur Tengah.

Analisis tersebut, yang diterbitkan pada hari Selasa, mengatakan bahwa sumber daya militer dan diplomatik AS di Timur Tengah berada di bawah tekanan yang meningkat karena Iran melakukan gelombang serangan drone dan rudal berturut-turut terhadap rezim Israel serta aset Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Analisis ini muncul sehari setelah para pejabat di Komando Pusat AS mengkonfirmasi bahwa enam anggota militer kehilangan nyawa mereka setelah serangan drone terhadap sebuah fasilitas di Kuwait.

Dalam insiden terpisah pada hari yang sama, tiga pesawat tempur F-15 Amerika ditembak jatuh di atas Kuwait.

Serangan tambahan Iran telah menargetkan posisi Amerika di Irak, Arab Saudi, dan Bahrain, sementara Kedutaan Besar AS di Riyadh mengalami kerusakan akibat serangan pesawat tak berawak pada Selasa pagi.

Mengapa Sistem Pertahanan AS dan Sekutunya Kewalahan dengan Serangan Drone dan Rudal Iran?

1. Serangan Israel yang Meluas secara Geografis

Analisis WSJ mengatakan insiden tersebut menunjukkan bahwa kesulitan bagi pasukan Amerika terletak pada penanggulangan serangan Iran yang meluas di wilayah geografis yang luas sambil secara bersamaan menyinkronkan strategi pertahanan udara dengan negara-negara mitra.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Berita Terkini
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved