Moskow Klaim Venus sebagai 'Planet Rusia'

Kamis, 17 September 2020 - 23:28 WIB
loading...
Moskow Klaim Venus...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
MOSKOW - Kepala badan antariksa Rusia membuat klaim teritorial atas planet kedua dari matahari, Venus , dengan menyebutnya sebagai "Planet Rusia." Klaim tersebut muncul di tengah penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa kehidupan bisa berlangsung di planet tetangga bumi itu.

Kepala Roscosmos, Dmitry Rogozin, minggu ini mengatakan bahwa Rusia ingin mengirim misinya sendiri ke Venus, di samping usaha patungan yang sudah diusulkan dengan Amerika Serikat (AS), "Venera-D." Rogozin selama ini dikenal karena mendukung pandangan ilmiah yang tidak konvensional dan sering kali menyindir retorika anti-Barat. (Baca juga: Presiden Komisi Eropa: Lawan Rusia dan Turki )

"Kami pikir Venus adalah planet Rusia, jadi kami tidak boleh ketinggalan," ucap mantan wakil perdana menteri Rusia itu kepada wartawan, seperti dilansir dari CBS, Kamis (17/9/2020).

Ia mencatat bahwa Uni Soviet adalah negara pertama dan satu-satunya yang mendaratkan pesawat ruang angkasa di Venus.

"Pesawat ruang angkasa itu mengumpulkan informasi tentang planet - seperti neraka di sana," katanya dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Rusia, Tass.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved