Lebih dari 30 Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona
Kamis, 17 September 2020 - 23:07 WIB
loading...
A
A
A
Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, memprediksi penelitian dan pengembangan vaksin setidaknya membutuhkan waktu 18 bulan sebelum bisa digunakan di dalam tubuh manusia. Pekan depan WHO akan menerima serangkaian vaksin Covid-19 yang datang dari berbagai negara. Rencananya, vaksin ini akan diperuntukkan untuk seluruh dunia. (Baca juga: WHO Mulai Terima Vaksin Covid-19 dari Seluruh Dunia Pekan Depan )
Sementara AS, Jepang, Inggris, dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan mereka sendiri untuk mengamankan jutaan dosis vaksin Covid-19 bagi warganya, Rusia akan menjual telah setuju untuk memasok 100 juta dosis vaksin virus Corona, Sputnik-V, ke perusahaan obat India Dr Reddy's Laboratories. (Baca juga: Rusia Jual 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke India )
Sedangkan raksasa farmasi AstraZeneca akan melanjutkan kembali uji coba vaksin virus Corona. Perusahaan itu sempat menghentikan uji coba vaksin pada minggu lalu ketika seorang peserta tes jatuh sakit.
"Uji klinis untuk vaksin virus Corona AstraZeneca Oxford, AZD1222, telah dilanjutkan di Inggris menyusul konfirmasi dari Medicines Health Regulatory Authority bahwa uji coba itu aman untuk dilakukan," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. (Baca juga: Sempat Dihentikan, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 )
Sementara AS, Jepang, Inggris, dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan mereka sendiri untuk mengamankan jutaan dosis vaksin Covid-19 bagi warganya, Rusia akan menjual telah setuju untuk memasok 100 juta dosis vaksin virus Corona, Sputnik-V, ke perusahaan obat India Dr Reddy's Laboratories. (Baca juga: Rusia Jual 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke India )
Sedangkan raksasa farmasi AstraZeneca akan melanjutkan kembali uji coba vaksin virus Corona. Perusahaan itu sempat menghentikan uji coba vaksin pada minggu lalu ketika seorang peserta tes jatuh sakit.
"Uji klinis untuk vaksin virus Corona AstraZeneca Oxford, AZD1222, telah dilanjutkan di Inggris menyusul konfirmasi dari Medicines Health Regulatory Authority bahwa uji coba itu aman untuk dilakukan," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. (Baca juga: Sempat Dihentikan, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 )
(ber)
Lihat Juga :