Trump Pertimbangkan Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran, Bakal Jadi Perang Habis-habisan

Selasa, 03 Maret 2026 - 07:44 WIB
loading...
A A A
Trump juga mengatakan dia tidak khawatir tentang Iran yang menggunakan terorisme untuk membalas Amerika atas serangan akhir pekan itu.

“Kita akan menghancurkannya. Apa pun itu. Seperti hal lainnya, kita akan menghancurkannya,” kata Trump.

Presiden Amerika juga mengatakan bahwa dia membuat keputusan akhir untuk menyerang, bekerja sama dengan Israel, setelah pembicaraan terakhir pada hari Kamis di Jenewa—sebagian karena informasi intelijen menyatakan bahwa Iran diam-diam melanjutkan pekerjaan pada proyek nuklir di lokasi yang sama sekali berbeda.

“Kami melakukan negosiasi yang sangat serius, dan mereka ada di sana, lalu mereka mundur. Itu akan selalu terjadi,” katanya.

“Dan Anda tahu, Anda tidak pernah membuat kesepakatan seperti itu, karena pada akhirnya mereka akan mundur setelah kesepakatan dibuat, yang biasanya mereka lakukan. Tapi itu hanya—mereka tidak bisa sampai ke sana. Mereka ingin membuat senjata nuklir, jadi kami menghancurkan mereka sepenuhnya,” kata Trump.

“Kami menemukan mereka berada di lokasi yang sama sekali berbeda—benar-benar berbeda—karena lokasi yang kami hancurkan telah [dihancurkan]. Mereka mencoba menggunakannya, tetapi mereka benar-benar, seperti yang saya katakan sebelumnya, hancur total, bukan? Jadi kemudian kami menemukan mereka bekerja di area yang sama sekali berbeda, lokasi yang sama sekali berbeda, untuk membuat senjata nuklir melalui pengayaan—jadi sudah waktunya," paparnya.

“Saya berkata, ‘Lets go'," kata Trump.

Trump bersikeras bahwa dia yakin telah melakukan “hal yang benar” dan bahwa sebagian besar warga Amerika mendukungnya — meskipun jajak pendapat awal menunjukkan sebaliknya—dengan alasan bahwa membiarkan “orang gila” memperoleh senjata nuklir akan lebih buruk daripada konflik regional sekalipun.

Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu menemukan bahwa hanya 27% warga Amerika yang menyetujui serangan tersebut—sementara 43% tidak setuju dan 29% tidak yakin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved