Trump Pertimbangkan Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran, Bakal Jadi Perang Habis-habisan

Selasa, 03 Maret 2026 - 07:44 WIB
loading...
Trump Pertimbangkan...
Presiden Donald Trump mempertimbangkan pengerahan pasukan darat AS ke Iran. Foto/USAMM
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia tidak mengesampingkan kemungkinan mengirim pasukan darat Amerika Serikat (AS) ke Iran jika diperlukan. Jika ini terjadi, perang udara Washington-Tel Aviv melawan Teheran akan berubah menjadi perang habis-habisan.

Trump mengeklaim perang ini, yang diberi nama Operasi Epic Fury akan jauh lebih cepat dari jadwal setelah melumpuhkan puluhan pejabat tinggi Teheran.

Baca Juga: Perang Dahsyat, Total 6 Tentara AS Tewas Dirudal Iran

“Saya tidak ragu-ragu untuk mengirim pasukan darat—seperti yang dikatakan setiap presiden, ‘Tidak akan ada pasukan darat'. Saya tidak mengatakannya,” kata Trump kepada New York Post, yang dilansir Selasa (3/3/2026).

“Saya mengatakan ‘mungkin tidak membutuhkannya' [atau] ‘jika diperlukan'," lanjut dia.

Menteri Perang Pete Hegseth mengatakan pada konferensi pers Pentagon Senin pagi bahwa saat ini tidak ada pasukan Amerika di tanah Iran, meskipun dia juga tidak mengesampingkan kemungkinan pengerahan pasukan darat seperti yang disampaikan Trump.

“Presiden Trump memastikan musuh kita memahami bahwa kita akan bertindak sejauh yang diperlukan untuk memajukan kepentingan Amerika. Tapi kita tidak bodoh dalam hal ini,” kata Hegseth kepada wartawan.

“Anda tidak perlu mengerahkan 200.000 orang ke sana dan tinggal selama 20 tahun," imbuh dia.

Trump mengatakan kepada Daily Mail pada hari Minggu bahwa dia memperkirakan perang akan berlangsung sekitar empat minggu, tetapi mengisyaratkan kepada The New York Post pada hari Senin bahwa jangka waktu tersebut dapat dipersingkat.

“Ini akan berjalan cukup cepat,” katanya. “Kita tepat waktu, jauh lebih cepat dari jadwal dalam hal kepemimpinan—49 tewas—dan itu, Anda tahu, akan memakan waktu, menurut perkiraan kami, setidaknya empat minggu, dan kita melakukannya dalam satu hari," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved