OKI Bertemu di Arab Saudi, Israel Batasi Akses ke Al-Aqsa dan Tembak 2 Anak Palestina

Jum'at, 27 Februari 2026 - 18:49 WIB
loading...
A A A
Insiden ini terjadi di tengah operasi militer Israel yang sedang berlangsung di seluruh Tepi Barat, yang mencakup penembakan, penggerebekan, dan penangkapan sejak dimulainya perang Gaza.

OKI Mengadakan Pertemuan Darurat


Sementara itu, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI atau OIC) mengadakan pertemuan darurat pada hari Kamis di markas besarnya di Jeddah, Arab Saudi, pada tingkat menteri luar negeri, lapor kantor berita Anadolu.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan tersebut, Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) mengatakan sesi tersebut bertujuan mengoordinasikan posisi yang bersatu di antara negara-negara anggota sebagai tanggapan terhadap keputusan ilegal Israel yang dirancang untuk mengubah karakter hukum, politik, dan demografis Tepi Barat yang diduduki.

Dalam pernyataan tersebut, organisasi tersebut menekankan perlunya menghidupkan kembali aksi internasional untuk melindungi hak-hak sah rakyat Palestina dan memperingatkan praktik-praktik Israel mengancam keamanan dan stabilitas regional.

Pertemuan tersebut menyusul keputusan yang diadopsi oleh kabinet keamanan Israel pada 8 Februari untuk mengubah status quo di Tepi Barat demi kepentingan pemukim Yahudi Israel ilegal.

Langkah-langkah ini dilaporkan termasuk menghapus pembatasan yang mencegah pemukim membeli tanah secara langsung, memberikan wewenang yang lebih luas kepada otoritas pendudukan Israel untuk merebut wilayah di bawah tanggung jawab administratif Palestina, dan mencabut wewenang pemerintahan di sebagian Hebron (Al-Khalil) untuk mendirikan kotamadya paralel yang berafiliasi dengan Israel.

Pada 15 Februari, Israel juga menyetujui peluncuran proses pendaftaran tanah sepihak di Tepi Barat yang diduduki, langkah yang dilihat sebagai formalisasi penyitaan tanah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved