China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Jum'at, 27 Februari 2026 - 07:32 WIB
loading...
A
A
A
Data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) menunjukkan bahwa dari 2020 hingga 2024, China menyumbang 26 persen impor senjata Afrika Barat. Prancis berada di posisi kedua dengan 14 persen, sementara Rusia dan Turki masing-masing 11 persen. SIPRI juga mencatat bahwa ekspor China ke Afrika Barat selama periode tersebut mencapai tingkat tertinggi yang pernah tercatat.
Hal yang perlu menjadi perhatian penting adalah, ekspansi China tidak terbatas pada negara yang menjauh dari Paris. Senegal dan Ghana, yang secara historis bersekutu dengan Prancis dan mitra keamanan Barat, juga meningkatkan pembelian sistem dari China. Di Burkina Faso dan Mali, pemerintah pascakudeta mempercepat pengadaan di tengah meningkatnya pemberontakan.
Perubahan paling jelas terlihat di kawasan Sahel. Junta militer yang menghadapi pemberontakan berkepanjangan membutuhkan peralatan yang terjangkau, dapat dikerahkan dengan cepat, dan relatif mudah dirawat. Pemasok China menargetkan ceruk ini.
Produsen senjata terbesar China, Norinco, telah membuka kantor di Nigeria dan Senegal, menegaskan strategi komersial jangka panjang. Pada 2024, Presiden transisi Mali, Assimi Goïta, mengunjungi Beijing dan menandatangani perjanjian pertahanan komprehensif dengan Norinco, memperkuat pergeseran Bamako ke perangkat militer China.
Burkina Faso mengikuti jalur serupa dengan memperoleh kendaraan pengangkut personel lapis baja dan drone taktis untuk operasi kontra-pemberontakan. Niger juga memperdalam hubungan pengadaan dengan Beijing.
Keunggulan China tidak terletak pada pesawat tempur kelas atas atau sistem rudal canggih—pasar yang masih didominasi Amerika Serikat dan Rusia—melainkan pada platform yang dapat diperluas dan sesuai untuk operasi keamanan internal. Harga kompetitif dan skema pembiayaan yang longgar menarik bagi pemerintah yang menghadapi tekanan fiskal, pemberontakan, dan sanksi.
Transfer senjata hanyalah satu bagian dari jejak China yang semakin luas. Rencana Aksi Beijing 2024–2027 dalam Forum on China-Africa Cooperation (FOCAC) mencakup komitmen untuk melatih 6.500 personel militer, yang menandakan keterlibatan institusional yang lebih dalam.
Hal yang perlu menjadi perhatian penting adalah, ekspansi China tidak terbatas pada negara yang menjauh dari Paris. Senegal dan Ghana, yang secara historis bersekutu dengan Prancis dan mitra keamanan Barat, juga meningkatkan pembelian sistem dari China. Di Burkina Faso dan Mali, pemerintah pascakudeta mempercepat pengadaan di tengah meningkatnya pemberontakan.
Sahel sebagai Kasus Uji Strategis
Perubahan paling jelas terlihat di kawasan Sahel. Junta militer yang menghadapi pemberontakan berkepanjangan membutuhkan peralatan yang terjangkau, dapat dikerahkan dengan cepat, dan relatif mudah dirawat. Pemasok China menargetkan ceruk ini.
Produsen senjata terbesar China, Norinco, telah membuka kantor di Nigeria dan Senegal, menegaskan strategi komersial jangka panjang. Pada 2024, Presiden transisi Mali, Assimi Goïta, mengunjungi Beijing dan menandatangani perjanjian pertahanan komprehensif dengan Norinco, memperkuat pergeseran Bamako ke perangkat militer China.
Burkina Faso mengikuti jalur serupa dengan memperoleh kendaraan pengangkut personel lapis baja dan drone taktis untuk operasi kontra-pemberontakan. Niger juga memperdalam hubungan pengadaan dengan Beijing.
Keunggulan China tidak terletak pada pesawat tempur kelas atas atau sistem rudal canggih—pasar yang masih didominasi Amerika Serikat dan Rusia—melainkan pada platform yang dapat diperluas dan sesuai untuk operasi keamanan internal. Harga kompetitif dan skema pembiayaan yang longgar menarik bagi pemerintah yang menghadapi tekanan fiskal, pemberontakan, dan sanksi.
Transfer senjata hanyalah satu bagian dari jejak China yang semakin luas. Rencana Aksi Beijing 2024–2027 dalam Forum on China-Africa Cooperation (FOCAC) mencakup komitmen untuk melatih 6.500 personel militer, yang menandakan keterlibatan institusional yang lebih dalam.
Lihat Juga :