OIC Youth Indonesia Kritik Absennya RI dalam Perebutan Kursi Sekjen OKI

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:42 WIB
loading...
A A A
“Di mata dunia luar, Indonesia tidak dilihat terfragmentasi. Indonesia dilihat sebagai satu kesatuan. Inilah yang sejak lama kami praktikkan di level pemuda.”

Dalam konteks regional Asia, OIC Youth Indonesia menekankan bahwa negara-negara lain telah lebih dahulu memanfaatkan kesempatan kepemimpinan di OKI. Malaysia pernah melahirkan Sekjen OKI pertama, Pakistan dan Turki juga telah menempatkan putra terbaiknya. Hingga hari ini, Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, belum pernah sekalipun.

OIC Youth Indonesia secara khusus mengkritisi kurang proaktifnya pemangku kepentingan terkait, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, serta Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu RI, yang dinilai belum cukup wise dan strategis dalam merespons peluang ini.

“Selama ini kita bangga membahas kejayaan Indonesia di Gerakan Non-Blok, Konferensi Asia Afrika, kepemimpinan di PBB, ASEAN, D-8, dan IORA. Sebagai informasi, Sekretaris Jenderal ASEAN, D-8, dan IORA sudah pernah dijabat oleh perwakilan Indonesia. Namun ketika ada peluang konkret di depan mata untuk memimpin OKI, organisasi antarpemerintah terbesar kedua setelah PBB, kesempatan itu justru tidak dicoba,” kata Adlan.

Lebih jauh, Sekjen OIC Youth Indonesia menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir sangat aktif membangun diplomasi dengan negara-negara Islam dan memiliki kedekatan yang baik dengan sejumlah pemimpinnya.

“Secara political capital, Indonesia sebenarnya memiliki posisi tawar yang kuat. Dalam konteks ini, Kementerian Luar Negeri, baik Menteri maupun Wakil Menteri seharusnya mampu menerjemahkan keaktifan Presiden tersebut menjadi dukungan konkret bagi pencalonan Indonesia. Dengan jejaring yang sudah terbangun, peluang itu sesungguhnya terbuka,” tegas Adlan.

OIC Youth Indonesia menegaskan bahwa di tingkat internasional, dunia tidak melihat afiliasi politik domestik atau kelompok tertentu. Dunia melihat kompetensi, kapabilitas, dan Indonesia-nya. Karena itu, para pengambil kebijakan diharapkan mampu bertindak sebagai negarawan sejati.

“Kritik ini kami sampaikan sebagai bagian dari kecintaan kami pada Indonesia. Negara ini memiliki legitimasi historis, kapasitas diplomatik, dan penerimaan luas di dunia Islam. Yang dibutuhkan hanyalah keberanian politik untuk melangkah lebih jauh. Ke depan, Indonesia tidak boleh lagi ragu mengambil peran kepemimpinan,” imbuh Astrid.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved