Provokasi China, Jepang Akan Pasang Sistem Rudal di Pulau Dekat Taiwan
Rabu, 25 Februari 2026 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Melansir BBC, Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengumumkan jadwal peluncuran rudal tersebut pada hari Selasa, sehari setelah China memberlakukan pembatasan ekspor terhadap 20 perusahaan dan entitas Jepang, dengan alasan kekhawatiran keamanan nasional.
Koizumi mengatakan unit Yonaguni akan dilengkapi dengan rudal permukaan-ke-udara jarak menengah yang mampu mencegat pesawat dan rudal yang datang.
Baca Juga: Bagaimana Iran Menghindari Kesalahan dalam Pertaruhan Perang?
Dengan jangkauan sekitar 50 km dan kemampuan 360 derajat, sistem rudal buatan Jepang ini dapat melacak hingga 100 target secara bersamaan dan menyerang hingga 12 target sekaligus.
China belum bereaksi terhadap pengumuman Koizumi. Namun, ketika Koizumi mengunjungi Yonaguni pada bulan November, Beijing mengatakan Jepang sedang berupaya untuk "menciptakan ketegangan regional dan memprovokasi konfrontasi militer".
Dalam beberapa hari, China menerbangkan drone di dekat pulau itu untuk mengekspresikan kemarahannya, yang mendorong Jepang untuk mengerahkan jet tempur sebagai respons.
Koizumi mengatakan unit Yonaguni akan dilengkapi dengan rudal permukaan-ke-udara jarak menengah yang mampu mencegat pesawat dan rudal yang datang.
Baca Juga: Bagaimana Iran Menghindari Kesalahan dalam Pertaruhan Perang?
Dengan jangkauan sekitar 50 km dan kemampuan 360 derajat, sistem rudal buatan Jepang ini dapat melacak hingga 100 target secara bersamaan dan menyerang hingga 12 target sekaligus.
China belum bereaksi terhadap pengumuman Koizumi. Namun, ketika Koizumi mengunjungi Yonaguni pada bulan November, Beijing mengatakan Jepang sedang berupaya untuk "menciptakan ketegangan regional dan memprovokasi konfrontasi militer".
Dalam beberapa hari, China menerbangkan drone di dekat pulau itu untuk mengekspresikan kemarahannya, yang mendorong Jepang untuk mengerahkan jet tempur sebagai respons.
Lihat Juga :