Konflik dengan Irak, Kuwait Wajibkan Anak Muda Ikut Wajib Militer

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:09 WIB
loading...
Konflik dengan Irak,...
Konflik dengan Irak, Kuwait wajibkan anak muda ikut wajib militer. Foto/X/@GDNonline
A A A
KUWAIT CITY - Kuwait meratifikasi amandemen undang-undang wajib militer nasionalnya, termasuk wajib militer bagi setiap warga negara ketika mereka mencapai usia 18 tahun.

Amandemen Undang-Undang No. 20 Tahun 2015 ini bertujuan untuk menutup celah dan memperkenalkan sanksi yang lebih ketat bagi yang tidak patuh. Dekrit tersebut diterbitkan dalam lembaran resmi pemerintah.

Berdasarkan perubahan tersebut, setiap warga negara Kuwait yang berusia 18 tahun wajib melapor kepada otoritas militer dalam waktu 180 hari.

Sertifikat penyelesaian dinas, pengecualian, atau penangguhan merupakan syarat untuk pengangkatan ke pekerjaan pemerintah atau sektor swasta, atau untuk mendapatkan izin praktik profesi.

Melansir The National, Negara Teluk tersebut mengatakan langkah ini mencerminkan integrasi kewajiban nasional dan hak profesional.



Amandemen tersebut juga mencakup hukuman yang lebih ketat bagi mereka yang gagal melaksanakan dinas militer tanpa penjelasan yang sah.

Melebihi batas usia untuk dinas tanpa mendaftar dan gagal melapor kepada pihak berwenang selama mobilisasi umum, perang, atau darurat militer dapat dihukum.

Hukuman berkisar dari penjara hingga denda, tergantung pada tingkat keparahan pelanggaran, untuk memastikan penghormatan terhadap hukum dan menegakkan disiplin.

Kategori yang dikecualikan dari pelaksanaan dinas meliputi siswa akademi militer, institut dan sekolah, dan mereka yang diangkat atau menjadi sukarelawan dengan pangkat militer di angkatan darat, kepolisian, Garda Nasional, atau dinas pemadam kebakaran publik.

Baca Juga: 10 Masjid Terbesar di Dunia, Umat Muslim Indonesia Patut Bangga

Petugas pemadam kebakaran dari Kuwait Petroleum Corporation dan anak perusahaannya juga dikecualikan, dengan syarat masa bakti mereka tidak kurang dari lima tahun. Mereka yang lahir sebelum 1 Januari 2012 juga dikecualikan.

Kuwait memberlakukan kembali wajib militer pada tahun 2017 setelah menerapkannya dari tahun 1961 hingga 2001. Pemerintah memperkenalkan kembali wajib militer untuk memperkuat identitas nasional dan meningkatkan kesiapan militer.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara Timur Tengah telah memperkenalkan atau memberlakukan kembali wajib militer, khususnya di Teluk, yang dimotivasi oleh tujuan kohesi nasional, identitas, dan mengatasi pengangguran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved