4 Tahun Perang Rusia-Ukraina, Kyiv Kehilangan 670 Pesawat Tempur
Selasa, 24 Februari 2026 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Ukraina menuduh tentara Rusia sebagai pelaku pembantaian, namun Moskow membantah.
Penemuan mengerikan tersebut menyebabkan kecaman dunia internasional dan memicu penyelidikan kejahatan perang pertama.
Setahun kemudian, pada 17 Maret 2023, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan kejahatan perang terhadap Putin, menuduhnya "secara ilegal mendeportasi" anak-anak Ukraina dari wilayah Ukraina yang diduduki ke Rusia.
Saat berperang, Rusia menghadapi ancaman lain pada Juni 2023. yakni pemberontakan oleh kelompok tentara bayaran Wagner, yang bergerak menuju Moskow sebelum akhirnya mundur.
Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, meninggal dua bulan kemudian dalam kecelakaan pesawat misterius.
Pada musim panas 2023, pasukan Ukraina kembali melancarkan upaya mereka di selatan dan timur, tetapi gagal menembus pertahanan Rusia.
Meskipun mengalami kerugian, Moskow maju perlahan namun pasti, merebut beberapa benteng di timur dari tentara Ukraina yang kekurangan personel dan amunisi.
Pada Agustus 2024, pasukan Ukraina melintasi perbatasan Rusia, merebut ratusan kilometer persegi di wilayah Kursk barat. Namun, mereka diusir pada Maret 2025, setelah pertempuran di mana Rusia dibantu oleh pasukan Korea Utara.
Penemuan mengerikan tersebut menyebabkan kecaman dunia internasional dan memicu penyelidikan kejahatan perang pertama.
Setahun kemudian, pada 17 Maret 2023, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan kejahatan perang terhadap Putin, menuduhnya "secara ilegal mendeportasi" anak-anak Ukraina dari wilayah Ukraina yang diduduki ke Rusia.
3. Musim Panas 2022-Musim Dingin 2023: Serangan Balik Ukraina
Mulai musim panas 2022, pasukan Ukraina melancarkan serangkaian serangan balik. Dengan pengiriman senjata dari sekutu Baratnya, Kyiv merebut kembali sebagian besar wilayah Kharkiv di timur laut dan ibu kota regional, Kherson, di selatan. Pertempuran panjang dan berdarah terjadi di kota Bakhmut di timur, yang kini hancur lebur.Saat berperang, Rusia menghadapi ancaman lain pada Juni 2023. yakni pemberontakan oleh kelompok tentara bayaran Wagner, yang bergerak menuju Moskow sebelum akhirnya mundur.
Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, meninggal dua bulan kemudian dalam kecelakaan pesawat misterius.
Pada musim panas 2023, pasukan Ukraina kembali melancarkan upaya mereka di selatan dan timur, tetapi gagal menembus pertahanan Rusia.
4. Tahun 2024: Pasukan Rusia Maju Perlahan
Mulai Februari 2024, pasukan Rusia kembali mengambil inisiatif di garis depan.Meskipun mengalami kerugian, Moskow maju perlahan namun pasti, merebut beberapa benteng di timur dari tentara Ukraina yang kekurangan personel dan amunisi.
Pada Agustus 2024, pasukan Ukraina melintasi perbatasan Rusia, merebut ratusan kilometer persegi di wilayah Kursk barat. Namun, mereka diusir pada Maret 2025, setelah pertempuran di mana Rusia dibantu oleh pasukan Korea Utara.
Lihat Juga :