Khamenei Bilang Iran Mampu Tenggelamkan Kapal Induk AS, Senjata Canggih Apa yang Dimiliki?

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Rudal ini memiliki pendorong berbahan bakar padat dan kendaraan re-entry yang dapat bermanuver (MaRV) dengan kontrol vektor dorong yang dirancang untuk menghindari pertahanan anti-rudal pada fase terminalnya (fase akhir penerbangan rudal sebelum mengenai targetnya).

Kemudian ada juga Fattah-2, iterasi yang lebih baru yang diresmikan pada November 2023, yang menurut para analis mungkin menggabungkan desain kendaraan luncur hipersonik (HGV), yang berbeda dari konfigurasi MaRV asli. Kendaraan luncur hipersonik adalah moda hulu ledak canggih yang dapat bermanuver dan menggunakan konstruksi aerodinamisnya untuk bergerak mengikuti lintasan penerbangan yang tidak dapat diprediksi, sehingga lebih sulit bagi sistem pertahanan rudal untuk mendeteksi dan menghancurkannya.

Saat ini belum diketahui secara publik berapa banyak rudal hipersonik kelas Fatah yang dimiliki Iran. Namun, menurut laporan The New York Times, beberapa rudal kelas Fatah digunakan untuk pertama kalinya, bersamaan dengan 180 hingga 200 rudal balistik yang diluncurkan Iran yang menargetkan Israel pada 1 Oktober 2024, sebagai bagian dari Operasi True Promise 2.

Rudal Jelajah Anti-Kapal Iran


Meskipun kelas Fatah adalah senjata paling tangguh yang diklaim dimiliki Iran, tulang punggung persenjataan anti-kapal dan penolakan wilayah mereka terdiri dari sekitar 1.000 hingga 1.200 Rudal Jelajah Anti-Kapal (ASCM) seperti yang dilaporkan oleh Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS).

Menurut laporan dari Iran Watch (sebuah proyek dari Wisconsin Project di lembagaNuclear Arms Control) berjudul "Tonggak Sejarah Rudal Iran", senjata tersebut mencakup beragam sistem senjata yang berasal dari desain China dan pengembangan dalam negeri. Ini membentuk inti dari strategi penolakan Angkatan Laut asimetris Iran di Teluk Persia, Selat Hormuz, dan sekitarnya.

Beberapa jenis utama meliputi: Noor—turunan Iran dari rudal C-802 China dengan jangkauan sekitar 120 hingga 170 km. Kemudian
Qader (Ghader)—pada dasarnya merupakan upgrade dari kelas Noor, dapat mencapai jarak hingga 200 km dan juga memiliki sistem panduan yang lebih baik. Selanjutnya, Nasr (Nasr-1 / Nasr-e Basir)—sistem rudal jarak pendek, berdasarkan rudal C-704/C-705 buatan China, dengan jangkauan yang dilaporkan antara 25 dan 35 km.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved