Khamenei Bilang Iran Mampu Tenggelamkan Kapal Induk AS, Senjata Canggih Apa yang Dimiliki?

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Ada juga Ra'ad—berasal dari rudal HY-2 Silkworm buatan China, dengan jangkauan yang dilaporkan hingga 350 km. Juga ada Abu Mahdi—rudal jelajah jarak jauh yang mampu menghantam target hingga jarak 1.000 km.

Banyak dari rudal tersebut sebelumnya digunakan oleh Houthi dalam upaya serangan terhadap kapal komersial dan kapal perang Angkatan Laut AS dengan berbagai tingkat keberhasilan.

Apakah Iran dapat menggunakan persenjataan rudal hipersonik dan anti-kapal mereka untuk berhasil menenggelamkan, atau setidaknya merusak parah kapal induk Angkatan Laut AS, sulit untuk dipastikan. Terlepas dari seberapa efektif persenjataan rudal Iran, atau berapa banyak hulu ledak yang mereka miliki, Gugus Tempur Kapal Induk Angkatan Laut AS memiliki kemampuan pertahanan udara dan rudal yang tangguh.

Sebagai contoh, selama Krisis Laut Merah, kapal perang AS yang dikerahkan sebagai bagian dari Operasi Prosperity Guardian mampu menangkis banyak serangan drone dan rudal yang diluncurkan oleh militan Houthi, tanpa mengalami kerusakan atau korban jiwa.

Selain itu, Iran juga memiliki sejumlah besar ranjau dan torpedo yang dapat dikerahkan dari kapal selam, serta kendaraan udara dan laut tak berawak yang dapat digunakan untuk melancarkan serangan terhadap formasi Angkatan Laut AS. Namun, seperti halnya rudal, masih dapat diperdebatkan seberapa efektifnya kemampuan tersebut ketika digunakan melawan Angkatan Laut terkuat di dunia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved