Khamenei Bilang Iran Mampu Tenggelamkan Kapal Induk AS, Senjata Canggih Apa yang Dimiliki?

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:00 WIB
loading...
Khamenei Bilang Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khemenei klaim ada senjata berbahaya yang dapat menenggelamkan kapal induk AS. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist Seaman Zoe Simpson
A A A
TEHERAN - Dalam pidatonya pada 17 Februari lalu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengeklaim bahwa pasukan negaranya mampu menenggelamkan kapal induk Amerika Serikat (AS). Khamenei tidak merinci detail, dan senjata canggih yang dapat diandalkan Teheran untuk misi semacam itu masih menjadi teka-teki.

"Kapal induk adalah mesin yang berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya daripada itu adalah senjata yang mampu menenggelamkannya," kata Khamenei dalam pidatonya saat itu. Pernyataannya tersebut sebagai respons atas upaya pengerahan kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford, beserta kelompok serangnya masing-masing, hingga berada dalam jarak serang ke Iran.

Baca Juga: Iran Tes Sistem Rudal Sayyad-3G di Selat Hormuz, Pemanasan untuk Perang Melawan AS

Jadi, menurut Khamenei, senjata apa yang akan digunakan Teheran untuk menenggelamkan kapal induk AS? Sayangnya, dia menahan diri untuk tidak menyebutkan satu sistem senjata tertentu, melainkan menyampaikan pesannya secara retoris, yang dirancang untuk menekankan kemampuan anti-kapal Iran yang dia klaim, dan kemampuannya untuk mendominasi Selat Hormuz dengan kemampuan penolakan wilayahnya.

Meskipun demikian, ada teori tentang senjata apa yang dibicarakan Khamenei, berdasarkan informasi yang tersedia tentang berbagai sistem senjata yang digunakan oleh Iran, mulai dari rudal hipersonik yang diduga mampu mencapai Mach 15, hingga rudal jelajah anti-kapal subsonik yang lebih murah, tetapi tetap mematikan.

Rudal Hipersonik Iran


Senjata paling tangguh dalam persenjataan Iran yang dapat digunakan melawan Gugus Tempur Kapal Induk Angkatan Laut AS adalah rudal hipersonik kelas Fattah.

Dikembangkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang pertama dari kelas Fattah adalah Fattah-1, yang diresmikan pada Juni 2023. Menurut laporan dari kantor berita Associated Press (AP), Minggu (22/2/2026), Fattah-1 adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM) dengan jangkauan yang dilaporkan 1.400 km (870 mil) dan kecepatan Mach 13–15.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved