Ini Gambaran Serangan Militer Terbatas AS ke Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:30 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak akan membicarakan hal itu dengan Anda," bentaknya kepada seorang wartawan pada hari Kamis ketika ditanya tentang potensi aksi militer. "Kita akan membuat kesepakatan atau mendapatkan kesepakatan dengan cara apa pun."

Bahkan jika operasi dilakukan, Trump sejauh ini belum menentukan apa tujuan militer yang tepat, dengan para pejabat AS dilaporkan telah memberinya berbagai pilihan untuk apa yang bisa menjadi kampanye selama berminggu-minggu.

4. Selalu Memberikan Kejutan

Di masa lalu, Trump juga menggunakan tenggat waktu untuk menciptakan unsur kejutan.

Pada saat Operasi Midnight Hammer pada Juli tahun lalu—yang menyaksikan pasukan AS menyerang fasilitas nuklir Iran—para pejabat Gedung Putih masih secara terbuka membahas kemungkinan keberhasilan pembicaraan.

Sehari sebelum rudal dan bom AS menghantam fasilitas tersebut, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt membacakan pernyataan dari Trump yang mengatakan bahwa karena "negosiasi mungkin atau mungkin tidak akan terjadi dengan Iran dalam waktu dekat, saya akan membuat keputusan apakah akan melanjutkan atau tidak dalam dua minggu ke depan".

Serangan apa pun dalam waktu dekat akan terjadi pada saat yang menantang bagi pemerintahan Trump di dalam negeri, dengan jajak pendapat menunjukkan bahwa semakin banyak warga Amerika yang tidak setuju dengan penanganan Trump terhadap imigrasi dan ekonomi.

Berbeda dengan serangan satu hari di Iran tahun lalu dan operasi cepat untuk menangkap Nicolás Maduro pada bulan Januari, konflik berkepanjangan selama beberapa minggu dengan Iran mengancam akan mengasingkan sebagian basis pendukung Trump yang tertarik pada janji kampanyenya untuk mengakhiri keterlibatan asing yang rumit.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Bunuh Tentara AS, Militer...
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rekomendasi
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved