Dubes AS Dukung Israel Caplok Wilayah Lebih Luas di Timur Tengah
Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:41 WIB
loading...
A
A
A
AS adalah satu-satunya negara yang mengakui klaim kedaulatan Israel atas wilayah Suriah tersebut.
Setelah perang tahun 2024 dengan Hizbullah, Israel juga mendirikan pos-pos militer di lima titik di Lebanon.
Beberapa politisi Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, secara terbuka mempromosikan gagasan "Israel Raya" dengan perbatasan yang diperluas.
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich memicu kemarahan internasional pada tahun 2023 ketika ia berbicara di sebuah acara yang menampilkan peta yang mencakup wilayah Palestina dan sebagian Lebanon, Suriah, dan Yordania sebagai bagian dari Israel, dengan latar belakang warna bendera Israel.
Dalam wawancaranya dengan Carlson, Huckabee mencoba berargumen hak Israel untuk eksis berakar pada hukum internasional, tetapi ia juga menyerang lembaga-lembaga hukum yang mengawasi hukum internasional karena penentangan mereka terhadap pelanggaran Israel.
“Salah satu alasan mengapa saya sangat berterima kasih kepada Presiden Trump dan Menteri Rubio yang berupaya keras untuk menyingkirkan ICC [Pengadilan Kriminal Internasional] dan ICJ adalah karena lembaga-lembaga tersebut telah menjadi organisasi yang menyimpang dan tidak lagi benar-benar menerapkan hukum secara setara,” katanya.
Baca juga: Trump Umumkan Tarif Global Baru setelah Kalah di Mahkamah Agung AS
Setelah perang tahun 2024 dengan Hizbullah, Israel juga mendirikan pos-pos militer di lima titik di Lebanon.
Beberapa politisi Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, secara terbuka mempromosikan gagasan "Israel Raya" dengan perbatasan yang diperluas.
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich memicu kemarahan internasional pada tahun 2023 ketika ia berbicara di sebuah acara yang menampilkan peta yang mencakup wilayah Palestina dan sebagian Lebanon, Suriah, dan Yordania sebagai bagian dari Israel, dengan latar belakang warna bendera Israel.
Dalam wawancaranya dengan Carlson, Huckabee mencoba berargumen hak Israel untuk eksis berakar pada hukum internasional, tetapi ia juga menyerang lembaga-lembaga hukum yang mengawasi hukum internasional karena penentangan mereka terhadap pelanggaran Israel.
“Salah satu alasan mengapa saya sangat berterima kasih kepada Presiden Trump dan Menteri Rubio yang berupaya keras untuk menyingkirkan ICC [Pengadilan Kriminal Internasional] dan ICJ adalah karena lembaga-lembaga tersebut telah menjadi organisasi yang menyimpang dan tidak lagi benar-benar menerapkan hukum secara setara,” katanya.
Baca juga: Trump Umumkan Tarif Global Baru setelah Kalah di Mahkamah Agung AS
(sya)
Lihat Juga :