Dari Kudeta hingga Ultimatum 2026: Jejak Panjang Konflik Iran vs Amerika Serikat yang Tak Pernah Padam

Jum'at, 20 Februari 2026 - 15:21 WIB
loading...
A A A
Iran merespons dengan latihan militer besar-besaran dan peringatan keras bahwa keamanan kawasan Teluk Persia bisa terganggu. Aktivitas militer meningkat di sekitar Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Amerika Serikat memperkuat kehadiran militernya di kawasan dengan pengerahan kapal induk tambahan serta sistem pertahanan udara. Retorika kedua pihak semakin tajam.

Dampaknya langsung terasa. Harga minyak global melonjak tajam akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi. Pasar keuangan bergejolak. Investor global meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik terbuka.

Meski demikian, jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Pembicaraan tidak langsung melalui mediator regional masih berlangsung. Namun perbedaan mendasar soal pengayaan uranium dan pencabutan sanksi membuat negosiasi berjalan alot.

Dunia Masih Menahan Napas


Dari kudeta 1953 hingga ultimatum 2026, hubungan Iran dan Amerika Serikat bergerak di antara diplomasi dan konfrontasi. Sejarah menunjukkan, setiap periode tenang hampir selalu diikuti eskalasi baru.

Konflik ini bukan sekadar perseteruan dua negara. Ia menyangkut stabilitas Timur Tengah, keamanan energi global, dan keseimbangan geopolitik dunia.

Satu insiden kecil di Teluk Persia dapat memicu lonjakan harga minyak, mengguncang pasar finansial, dan memicu krisis internasional. Dunia memahami betul bahwa konflik ini ibarat bara dalam sekam — tak selalu terlihat menyala, tetapi tak pernah benar-benar padam.

Iran dan Amerika Serikat memang belum pernah berperang secara resmi. Namun sejarah panjang permusuhan membuktikan, keduanya juga belum pernah benar-benar berdamai.

Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa rivalitas tersebut masih hidup. Dan dunia, sekali lagi, hanya bisa menahan napas menunggu apakah diplomasi mampu meredamnya — atau justru sejarah kembali berulang dengan babak yang lebih berbahaya.

Baca juga: Militer AS Siap Serang Iran Paling Cepat Hari Sabtu, Tunggu Keputusan Trump
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Kepada Amerika Serikat,...
Kepada Amerika Serikat, Israel Berjanji Incar Situs Militer Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved