Senator Amerika Ledek Khamenei yang Ancam Tenggelamkan Kapal Induk AS
Jum'at, 20 Februari 2026 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Meningkatnya ketegangan ini terjadi ketika AS dan Iran mengadakan dua putaran perundingan di Jenewa, dengan Washington menekan Teheran untuk menerima kesepakatan nuklir baru yang tidak akan mengizinkan pengayaan uranium apa pun. Kedua pihak menggambarkan putaran terbaru sebagai konstruktif tetapi tidak menghasilkan kesimpulan.
Gedung Putih telah memperingatkan bahwa meskipun diplomasi tetap menjadi pilihan pertama. "Teheran akan sangat bijaksana untuk membuat kesepakatan," kata Gedung Putih.
Sementara itu, Rusia mendesak semua pihak untuk menahan diri. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyerukan semua pihak untuk memprioritaskan keterlibatan politik dan diplomatik di tengah ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga membela hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium secara damai berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, menolak tuntutan AS untuk nol pengayaan.
Gedung Putih telah memperingatkan bahwa meskipun diplomasi tetap menjadi pilihan pertama. "Teheran akan sangat bijaksana untuk membuat kesepakatan," kata Gedung Putih.
Sementara itu, Rusia mendesak semua pihak untuk menahan diri. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyerukan semua pihak untuk memprioritaskan keterlibatan politik dan diplomatik di tengah ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga membela hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium secara damai berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, menolak tuntutan AS untuk nol pengayaan.
(mas)
Lihat Juga :