AS-Iran di Ambang Perang, Rusia dan China Gabung Latihan Perang Teheran

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:27 WIB
loading...
AS-Iran di Ambang Perang,...
Rusia dan China gabung latihan perang Iran ketika Teheran di ambang perang dengan Amerika Serikat. Foto/Mehr News
A A A
TEHERAN - Rusia dan China akan bergabung dalam latihan perang Iran di lepas pantai negara Islam tersebut mulai Kamis (19/2/2026). Manuver gabungan ini digelar ketika Teheran dan Washington di ambang perang setelah perundingan nuklir Iran tidak menghasilkan kesepakatan yang berarti.

Nikolay Patrushev, ajudan Presiden Rusia Vladimir Putin mengonfirmasi keikutsertaan pasukan Moskow dalam manuver gabungan militer Teheran dan Beijing.

Baca Juga: Usai Berunding, AS dan Iran Malah Semakin Dekat Menuju Perang Besar-besaran

Menurutnya, kapal perang dari ketiga negara telah dikirim untuk manuver di perairan lepas pantai Iran. Dia mengatakan latihan ini bagian dari upaya bersama untuk membangun tatanan dunia multipolar di lautan sebagai tanggapan terhadap apa yang disebutnya sebagai hegemoni Barat yang telah berlangsung lama.

Dikenal sebagai Maritime Security Belt (Sabuk Keamanan Maritim), latihan perang dijadwalkan akan berlangsung di Teluk Oman dan Samudra Hindia bagian utara, dan akan melibatkan kapal dan pesawat dari ketiga negara. Awalnya merupakan inisiatif Iran, latihan ini telah dilakukan secara trilateral sejak 2019, kecuali pada tahun 2021, ketika China tidak berpartisipasi.

Patrushev mengatakan bahwa laut sekali lagi menjadi platform untuk “agresi militer” dan kebangkitan “diplomasi kapal perang", dengan mengutip ketegangan baru-baru ini di sekitar Venezuela dan Iran.

“Barat mendominasi laut untuk waktu yang lama, hingga awal abad ini, tetapi sekarang hegemoni mereka dalam banyak hal telah menjadi masa lalu,” katanya.

Iran juga mengonfirmasi latihan perang gabungan tersebut, tanpa menyebut keikutsertaan China. “Latihan Angkatan Laut gabungan Republik Islam Iran dan Rusia akan berlangsung besok (Kamis) di Laut Oman dan di Samudra Hindia bagian utara,” tulis kantor berita ISNA pada Rabu, mengutip juru bicara latihan, Laksamana Muda Hassan Maghsoudloo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
Kejagung Sangkal Febrie...
Kejagung Sangkal Febrie Adriansyah Umrah: Sudah Dicekal, Kami Pastikan Ada di Indonesia
Berita Terkini
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved