AS-Iran di Ambang Perang, Rusia dan China Gabung Latihan Perang Teheran
Kamis, 19 Februari 2026 - 07:27 WIB
loading...
A
A
A
Sumber pemerintah Trump mengatakan kepada Axios bahwa operasi militer kemungkinan akan jauh lebih besar daripada serangan AS dan Israel Juni lalu, dan akan berdampak besar bagi sisa kepemimpinan Presiden Trump.
AS telah membangun kehadiran militer dalam jumlah besar di wilayah tersebut, yang mencakup dua kapal induk, selusin kapal perang, ratusan jet tempur, dan berbagai sistem pertahanan udara.
Peningkatan kekuatan militer dalam jumlah besar kemungkinan besar berarti AS tidak akan menarik diri dari wilayah tersebut sampai Iran memberikan konsesi besar terhadap program nuklirnya.
Sedangkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengancam akan menenggelamkan kapal induk Amerika yang dikirim ke Timur Tengah.
Dua pejabat Israel mengatakan pemerintah Israel sedang mempersiapkan skenario perang dalam beberapa hari, menurut laporan Axios, Kamis (19/2/2026). Namun, sumber-sumber AS mengatakan pemerintahan Trump mungkin memerlukan waktu lebih lama.
Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa militer Washington sedang bersiap untuk operasi selama berminggu-minggu jika Presiden Trump memerintahkan serangan.
Pasukan AS mulai menarik diri dari pangkalannya di Suriah sejak pekan lalu, kemungkinan mengindikasikan militernya bersiap untuk mempersiapkan respons terhadap Iran.
AS telah membangun kehadiran militer dalam jumlah besar di wilayah tersebut, yang mencakup dua kapal induk, selusin kapal perang, ratusan jet tempur, dan berbagai sistem pertahanan udara.
Peningkatan kekuatan militer dalam jumlah besar kemungkinan besar berarti AS tidak akan menarik diri dari wilayah tersebut sampai Iran memberikan konsesi besar terhadap program nuklirnya.
Sedangkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengancam akan menenggelamkan kapal induk Amerika yang dikirim ke Timur Tengah.
Dua pejabat Israel mengatakan pemerintah Israel sedang mempersiapkan skenario perang dalam beberapa hari, menurut laporan Axios, Kamis (19/2/2026). Namun, sumber-sumber AS mengatakan pemerintahan Trump mungkin memerlukan waktu lebih lama.
Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa militer Washington sedang bersiap untuk operasi selama berminggu-minggu jika Presiden Trump memerintahkan serangan.
Pasukan AS mulai menarik diri dari pangkalannya di Suriah sejak pekan lalu, kemungkinan mengindikasikan militernya bersiap untuk mempersiapkan respons terhadap Iran.
(mas)
Lihat Juga :