Zelensky Kesal Seluruh Pembangkit Listrik Ukraina Diserang Rusia, Sebut Putin Budak Perang

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:06 WIB
loading...
A A A
Zelensky kembali berpendapat bahwa akan ada lebih banyak peluang untuk mengakhiri perang jika negara-negara Eropa memiliki kursi di meja perundingan—sesuatu yang ditentang Rusia.

Perundingan pekan depan di Jenewa antara kedua pihak akan berlangsung setelah dua putaran negosiasi AS-Rusia-Ukraina di Abu Dhabi.

Dalam unggahan media sosial, Zelensky mengatakan bahwa dia telah berbicara melalui telepon dengan utusan AS Steve Witkoff dan menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, menjelang perundingan tersebut.

“Kami berharap pertemuan-pertemuan ini akan benar-benar produktif,” katanya.

Namun, tanpa terobosan diplomatik sejauh ini, pemimpin Ukraina itu menyerukan kepada sekutu-sekutu Baratnya untuk mengambil keputusan politik yang lebih cepat.

“Senjata berkembang lebih cepat daripada keputusan politik yang dimaksudkan untuk menghentikannya,” kata Zelensky. Dia mencatat bahwa drone Shahed rancangan Iran yang digunakan Rusia telah menjadi jauh lebih mematikan.

Kembali ke pertanyaan tentang pemilu di Ukraina, Zelensky mengatakan bahwa pemilu akan diadakan setelah Kyiv menerima jaminan keamanan dan gencatan senjata telah disepakati.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Berita Terkini
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved