Bos NATO Ledek Rusia Siput yang Lambat, Moskow Ejek Balik Sekutu

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:21 WIB
loading...
Bos NATO Ledek Rusia...
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte ledek Rusia sebagai siput kebun yang lambat setelah menderita kerugian besar dalam perangnya di Ukraina. Namun, Moskow meledek balik sekutu. Foto/Anadolu
A A A
MUNICH - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte meledek Rusia dengan menyatakan Moskow telah menderita kerugian besar dalam perangnya di Ukraina. Bos NATO itu menyebut Moskow sebagai siput kebun yang lambat, dan minta tak ada narasi yang menggambarkannya sebagai beruang perkasa.

Di sela-sela Konferensi Keamanan Munich, Rutte berbicara dalam konferensi pers bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, dan Menteri-Presiden Bavaria Markus Soder. Menurutnya, ada kesepakatan luas di antara para menteri pertahanan NATO untuk melanjutkan dan meningkatkan dukungan untuk Ukraina.

“Rusia terus menimbulkan kerugian besar setiap hari. 35.000 orang tewas pada bulan Desember. 30.000 orang tewas pada bulan Januari,” katanya.

Baca Juga: NATO Akui Kalah Cepat dari Rusia dalam Adaptasi Teknologi Medan Perang

“Mereka ingin (kita) memandang Rusia sebagai beruang yang perkasa, tetapi Anda bisa berpendapat bahwa mereka bergerak di Ukraina dengan kecepatan siput kebun yang lambat. Dan jangan sampai kita melupakannya. Jangan sampai kita terjebak dalam perangkap propaganda Rusia," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (15/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan para menteri pertahanan NATO di Brussels, di mana dia mengatakan bahwa sekutu menyatakan dukungan luas untuk mempertahankan dan meningkatkan bantuan kepada Kyiv.

Dia menggarisbawahi bahwa kerja sama yang lebih erat antara NATO dan Uni Eropa telah memperkuat upaya kolektif, khususnya dalam mendukung Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Ketika Raja Charles...
Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
Rekomendasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved