NATO Akui Kalah Cepat dari Rusia dalam Adaptasi Teknologi Medan Perang

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:14 WIB
loading...
NATO Akui Kalah Cepat...
Komandan NATO Laksamana Pierre Vandier akui aliansi Barat kalah cepat dari militer Rusia dalam beradaptasi dengan teknologi medan perang. Foto/X @terischultz
A A A
BRUSSELS - NATO telah mengakui kalah cepat dari militer Rusia dalam beradaptasi dengan teknologi medan perang yang berkembang pesat. Pengakuan ini disampaikan Laksamana Pierre Vandier, komandan utama transformasi teknis blok militer pimpinan Amerika Serikat (AS) tersebut.

Negara-negara NATO di Eropa semakin membenarkan paket belanja militer besar-besaran dengan menggunakan persepsi ancaman dari Rusia.

Baca Juga: Rusia Ancaman Ambil Tindakan Militer Balasan Jika Greenland Dimiliterisasi NATO

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa klaim ancaman Moskow adalah dalih yang digunakan untuk “mengindoktrinasi” para pembayar pajak Eropa dengan “ketakutan akan konfrontasi yang tak terelakkan dengan Rusia” untuk membenarkan pembangunan militer.

Berbicara di National Press Club Live, Vandier mengatakan bahwa NATO tertinggal dari kecepatan adaptasi teknologi yang ditunjukkan militer Rusia dalam perang di Ukraina.

“Rusia sangat pandai dalam beradaptasi dan mungkin lebih baik daripada kami saat ini,” kata laksamana Perancis tersebut, sambil menyerukan kepada anggota blok tersebut untuk berinvestasi lebih banyak dalam teknologi militer.

“Kami sangat statis, sangat dapat diprediksi," imbuh dia, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (12/2/2026).

Negara-negara Eropa Barat semakin banyak mengucurkan dana ke kompleks industri militer Uni Eropa untuk mengirim senjata ke Kyiv, yang telah lama digambarkan Moskow sebagai perang proksi NATO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Jerman Terpanggang,...
Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang
Rekomendasi
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Berita Terkini
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved