Meski Dibombardir Israel Setiap Hari, Banyak Warga Palestina Kembali ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:02 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pada tanggal X bahwa ia telah menandatangani perintah pencabutan kewarganegaraan dan deportasi untuk dua warga Palestina Israel yang diduga melakukan serangan penusukan dan penembakan.

“Saya berterima kasih kepada pemimpin koalisi [Ofir Katz] karena telah memimpin undang-undang yang akan mengusir mereka dari Negara Israel, dan masih banyak lagi yang seperti mereka yang akan menyusul,” tulis Netanyahu.

Kedua pria yang akan dideportasi diidentifikasi dalam pernyataan dari Katz sebagai Mahmoud Ahmad, yang dijatuhi hukuman 23 tahun penjara karena menembak tentara dan warga sipil Israel, dan Mohammed Ahmad Hussein al-Halsi, yang dijatuhi hukuman 18 tahun pada tahun 2016 karena menusuk wanita lanjut usia di Armon HaNatziv.

Media Israel melaporkan bahwa keduanya akan dikirim ke Gaza setelah masa hukuman mereka selesai.

Adalah, sebuah pusat hukum untuk hak-hak Palestina di Israel, telah mengutuk langkah tersebut.

“Perintah deportasi ini memungkinkan warga Palestina Israel untuk diasingkan secara fisik dari tanah air mereka,” kata Adalah dalam sebuah pernyataan.

“Pemerintah telah mengubah hak asasi manusia yang paling mendasar menjadi izin bersyarat yang dapat dicabut sesuka hati,” kata kelompok tersebut.

Menggambarkan langkah tersebut sebagai “belum pernah terjadi sebelumnya”, Adalah mengatakan tindakan Israel “melanggar larangan internasional absolut terhadap tanpa kewarganegaraan dan menghancurkan perlindungan dasar kewarganegaraan yang paling mendasar”.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved