Meski Dibombardir Israel Setiap Hari, Banyak Warga Palestina Kembali ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:02 WIB
loading...
A A A
Sistem perawatan kesehatan Gaza telah hancur akibat perang genosida Israel di wilayah tersebut, dengan 22 rumah sakit tidak beroperasi dan 1.700 pekerja medis tewas, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Sementara itu, meskipun perjanjian “gencatan senjata” yang seharusnya diterapkan pada bulan Oktober, serangan Israel terus menargetkan Jalur Gaza hampir setiap hari.

Pada hari Rabu, serangan udara dan penembakan artileri Israel menargetkan daerah-daerah di bawah kendali militer Israel di sebelah timur Khan Younis di selatan Jalur Gaza, menurut laporan tim Al Jazeera di lapangan.

Baca Juga: Pejabat AS: Negara-negara Eropa seperti Anak-anak

Pelanggaran terbaru terhadap "gencatan senjata" terjadi setelah setidaknya tujuh warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza pada hari Selasa.

Di antara para korban terdapat setidaknya tiga orang yang tewas akibat tembakan artileri dan senjata Israel di Gaza tengah, dan satu orang lagi tewas akibat tembakan tentara Israel di utara Khan Younis.

Serangan itu terjadi ketika Israel mengumumkannya telah menyetujui pengusiran paksa dua warga Palestina yang dihukum karena kejahatan di Israel ke Gaza, dalam langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya yang telah dikecam oleh kelompok hak asasi manusia.

Langkah ini merupakan implementasi pertama dari undang-undang yang disahkan pada Februari 2023 yang memungkinkan pencabutan kewarganegaraan dan deportasi mereka yang dihukum karena "terorisme".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Ruben Onsu Kesal Diawasi...
Ruben Onsu Kesal Diawasi Giorgio saat Bertemu Anak : Saya Ortu Kandungnya
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved