Meski Dibombardir Israel Setiap Hari, Banyak Warga Palestina Kembali ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:02 WIB
loading...
Meski Dibombardir Israel...
Meski dibombardir Israel setiap hari, banyak warga Palestina kembali ke Gaza. Foto/X/@QudsNen
A A A
GAZA - Empat puluh satu warga Palestina tiba di Gaza melalui penyeberangan Rafah, menjadi kelompok pengungsi ketujuh yang melakukan perjalanan sejak pembukaan kembali sebagian titik transit utama awal bulan ini, sebuah proses yang sangat lambat dan diwarnai oleh kendali militer Israel.

Kelompok pengungsi yang kembali tiba pada Selasa malam dengan bus Organisasi Kesehatan Dunia, dan dibawa ke Kompleks Medis Nasser di Khan Younis, menurut laporan tim Al Jazeera di lapangan.

Seperti mereka yang sebelumnya telah melakukan perjalanan tersebut, para pengungsi yang kembali menggambarkan bahwa mereka mengalami penggeledahan dan interogasi yang memalukan oleh militer Israel, yang mengendalikan sisi Palestina dari titik penyeberangan utama tersebut.

Penyeberangan Rafah di perbatasan dengan Mesir – satu-satunya jalan masuk atau keluar dari wilayah tersebut bagi hampir seluruh penduduk Gaza yang berjumlah lebih dari dua juta jiwa – ditutup oleh otoritas Israel selama sebagian besar perang genosida dan baru dibuka kembali sebagian pada tanggal 2 Februari.

Dengan pembukaannya kembali, yang merupakan syarat utama dari kesepakatan "gencatan senjata" yang ditengahi Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengakhiri perang, Israel mengizinkan sejumlah kecil orang yang telah disetujui sebelumnya dan diperiksa secara ketat untuk melakukan perjalanan, memungkinkan warga Palestina yang telah pergi selama perang dan terdampar di luar untuk kembali, dan memungkinkan pemindahan pasien yang sangat membutuhkan perawatan medis di negara lain.

Dengan kedatangan terbaru, 172 warga Palestina telah kembali ke Jalur Gaza sejak penyeberangan dibuka kembali, sementara hanya 250 orang – pasien yang membutuhkan perawatan medis di luar negeri, dan pendamping mereka – yang telah pergi, menurut Kantor Media Pemerintah Gaza.



Laju evakuasi medis sejak pembukaan kembali sebagian perbatasan lebih lambat daripada jumlah yang dijanjikan – perjanjian “gencatan senjata” menyebutkan 50 pasien meninggalkan Jalur Gaza setiap hari, masing-masing didampingi oleh dua anggota keluarga – jauh dari yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 20.000 pasien yang membutuhkan perawatan medis di negara lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Preview Spanyol vs Argentina:...
Preview Spanyol vs Argentina: Siapa Kampiun Piala Dunia 2026?
Ceramah di Sekolah Alazka,...
Ceramah di Sekolah Alazka, KH Anwar Zahid Minta Orang Tua Dampingi Anak Main HP
Ditolak Masuk AS, Pahlawan...
Ditolak Masuk AS, Pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2010 Minta Bantuan Donald Trump
Berita Terkini
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved