Pertama Kali dalam 37 Tahun, Khamenei Tak Hadiri Pertemuan Para Jenderal Iran, Ada Apa?

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:33 WIB
loading...
Pertama Kali dalam 37...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei absen dari pertemuan para jenderal Angkatan Udara untuk pertama kalinya. Ini terjadi di tengah ketengan Iran dan AS. Foto/X @khamenei_ir
A A A
TEHERAN - Dalam sebuah kejadian langka yang menyimpang dari tradisi hampir empat dekade, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tidak menghadiri pertemuan tahunan 8 Februari dengan para komandan Angkatan Udara tahun ini. Padahal, pertemuan itu rutin dia pimpin secara pribadi sejak menjadi Pemimpin Tertinggi pada tahun 1989, bahkan selama pandemi Covid-19.

Ketidakhadirannya ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan peningkatan kekuatan militer yang sedang berlangsung di Teluk. Ini menarik perhatian karena acara tersebut secara historis berfungsi sebagai simbol loyalitas antara kepemimpinan ulama Iran dan militernya.

Baca Juga: Trump Bilang Ayatollah Khamenei Harusnya Khawatir karena Kapal Induk AS di Dekat Iran

Menurut laporan media Iran, SNN, pertemuan dengan komandan Angkatan Udara dan pertahanan udara justru dipimpin oleh Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi.

Laporan SNN, yang dikutip Gulf News, Selasa (10/2/2026), menyebutkan bahwa delegasi perwira senior—termasuk Mayor Jenderal Mousavi, Mayor Jenderal Amir Hatami, Komandan Pertahanan Udara Alireza Elhami, dan pejabat tinggi Angkatan Udara dan pertahanan udara lainnya—berkumpul untuk memperingati Hari Angkatan Udara.

"Para komandan, perwira, dan staf Angkatan Udara dan Pertahanan Udara Tentara Republik Islam, pada kesempatan 19 Bahman (8 Februari), bertemu dengan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata,” tulis SNN dalam laporannya, yang menunjukkan perbedaan mencolok dari tahun-tahun sebelumnya ketika Khamenei sendiri yang memimpin.

Laporan tersebut juga menyoroti komentar dari Mayor Jenderal Hatami, yang menekankan kesiapan dan pencegahan, dengan mengatakan: “Kami siap untuk menanggapi secara tegas setiap tindakan permusuhan.”

Para pemimpin politik Iran juga memperingati hari itu dalam forum resmi. Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf secara terbuka mengucapkan selamat Hari Angkatan Udara, memuji pengorbanan dan pengabdian personel Angkatan Udara.

Mengapa Khamenei Absen?


Menurut laporan Gulf News, meskipun media pemerintah Iran melaporkan peristiwa tersebut dan kehadiran para komandan senior, mereka tidak menyoroti ketidakhadiran Khamenei—sebuah kontras dengan tahun-tahun sebelumnya ketika dia secara pribadi memimpin pertemuan 8 Februari, sebuah tradisi yang berakar pada kesetiaan bersejarah para perwira Angkatan Udara pada tahun 1979 selama Revolusi Islam.

Media asing dan independen menggambarkan ketidakhadiran tersebut sebagai penyimpangan dari preseden yang berlangsung selama 37 tahun, mencatat waktunya di tengah ketegangan diplomatik yang sedang berlangsung dan peningkatan pengerahan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Ketidakhadiran Khamenei terjadi pada saat yang sensitif. Ketegangan antara Teheran dan Washington tetap tinggi, dengan negosiasi yang terus berlanjut di tengah perbedaan tajam mengenai program rudal dan kebijakan nuklir Iran.

Pengerahan kapal induk dan jet tempur AS baru-baru ini ke kawasan tersebut semakin memicu kekhawatiran tentang potensi eskalasi.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyerukan agar kepemimpinan Iran mundur selama periode protes massal—retorika yang ditolak Teheran sebagai campur tangan—tetapi tidak ada indikasi bahwa pernyataan tersebut terkait dengan ketidakhadiran Khamenei dari acara tahunan itu.

Dengan menunjukkan bahwa para komandan senior bertemu tanpa kehadiran Pemimpin Tertinggi, dan dengan menekankan pesan persatuan, kesiapan, dan pencegahan, laporan media pemerintah Iran tampaknya bertujuan untuk memproyeksikan kesinambungan kepemimpinan meskipun Khamenei tidak hadir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Negara-Negara yang Tidak...
Negara-Negara yang Tidak Diakui dan Tak Ada dalam Peta Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved