Trump Bilang Ayatollah Khamenei Harusnya Khawatir karena Kapal Induk AS di Dekat Iran

Kamis, 05 Februari 2026 - 08:04 WIB
loading...
Trump Bilang Ayatollah...
Presiden AS Donald Trump (kiri) menyatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei harusnya khawatir karena kapal induk AS berada di dekat Iran. Foto/A2 News
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei seharusnya sangat khawatir. Alasannya, Washington telah meningkatkan kekuatan militernya—termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln—di dekat Iran.

“Saya rasa dia seharusnya sangat khawatir, ya, dia seharusnya khawatir,” kata Trump dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi NBC News.

“Seperti yang Anda ketahui, mereka sedang bernegosiasi dengan kami," ujarnya, seperti dikutip dari AFP, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Memanas, AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Dekati Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada hari Rabu bahwa pembicaraan nuklir dengan AS akan diadakan di Ibu Kota Oman, Muscat, sekitar pukul 10.00 pagi pada hari Jumat. Seorang pejabat AS juga mengonfirmasi bahwa pembicaraan AS-Iran akan berlangsung di Oman pada hari Jumat.

Trump telah mengirimkan kapal induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah dan tidak mengesampingkan tindakan militer baru setelah serangan AS terhadap situs nuklir Iran selama perang Israel pada bulan Juni melawan Republik Islam Iran.

Trump juga mengatakan bahwa Iran telah merencanakan pembangunan situs nuklir baru setelah serangan AS.

“Mereka berpikir untuk memulai situs baru di bagian lain negara itu,” kata Trump kepada NBC News. “Kami mengetahuinya, saya berkata, jika Anda melakukan itu, kami akan melakukan hal-hal yang sangat buruk kepada Anda.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved