Sang Iron Lady Sanae Takaichi Menang Telak Pemilu Jepang, Bakal Terus Melawan China?

Senin, 09 Februari 2026 - 08:55 WIB
loading...
Sang Iron Lady Sanae...
PM Sanae Takaichi, yang dikenal sebagai Iron Lady Jepang, menang telak pemilu. Namun, sosoknya tidak disukai China. Foto/Kyodo News
A A A
TOKYO - Koalisi pimpinan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi meraih kemenangan telak dalam pemilu bersejarah pada hari Minggu. Kemenangan ini membuka jalan bagi pemotongan pajak yang dijanjikan Takaichi yang telah membuat pasar keuangan khawatir dan pengeluaran militer yang bertujuan untuk melawan China.

Kubu Takaichi yang konservatif, pemimpin perempuan pertama Jepang yang mengatakan bahwa dia terinspirasi oleh "Iron Lady" Inggris; Margaret Thatcher, meraih 316 kursi dari 465 di majelis rendah Parlemen untuk Partai Demokrat Liberal (LDP)-nya. Ini adalah hasil terbaik yang pernah diraihnya.

Baca Juga: PM Sanae Taikchi Diprediksi Menang Pemilu, Jepang Makin Konservatif

Dengan mitra koalisi, Partai Inovasi Jepang, yang dikenal sebagai Ishin, Takaichi mengendalikan 352 kursi dan mayoritas super dua pertiga kursi, memudahkan agenda legislatifnya karena dia dapat mengesampingkan majelis tinggi, di mana dia tidak memiliki mayoritas.

“Pemilu ini melibatkan perubahan kebijakan besar—khususnya perubahan besar dalam kebijakan ekonomi dan fiskal, serta penguatan kebijakan keamanan,” kata Takaichi dalam sebuah wawancara televisi saat hasil pemilu mulai masuk, seperti dikutip dari Reuters, Senin (9/2/2026).

“Ini adalah kebijakan yang telah menimbulkan banyak penentangan... Jika kami telah menerima dukungan publik, maka kami benar-benar harus mengatasi masalah ini dengan segenap kekuatan kami.”

Presiden AS Donald Trump mengucapkan selamat kepada Takaichi atas hasil tersebut, mendoakan kesuksesan besar dalam meloloskan agenda konservatif, perdamaian melalui kekuatan dalam sebuah unggahan media sosial.

“Keputusan Sanae yang berani dan bijaksana untuk mengadakan pemilihan umum membuahkan hasil yang besar,” kata Trump, yang akan menjamu Takaichi di Gedung Putih bulan depan.

Takaichi (64) mengadakan pemilihan umum mendadak di musim dingin yang jarang terjadi ini untuk memanfaatkan popularitas pribadinya yang tinggi sejak dia diangkat menjadi pemimpin LDP yang telah lama berkuasa pada akhir tahun lalu.

Para pemilih tertarik pada citranya yang lugas dan pekerja keras, tetapi kecenderungan nasionalistiknya dan penekanan pada keamanan telah mengguncang hubungan dengan negara tetangga Jepang yang kuat, China, sementara janji-janjinya tentang pemotongan pajak telah mengguncang pasar keuangan.

Warga berjalan kaki menembus salju untuk memberikan suara mereka dengan rekor curah salju di beberapa daerah yang menyebabkan kemacetan lalu lintas dan mengharuskan beberapa tempat pemungutan suara untuk tutup lebih awal. Ini merupakan pemilihan umum pascaperang ketiga yang diadakan pada bulan Februari, dengan pemilihan umum biasanya diadakan pada bulan-bulan yang lebih hangat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved